Mes Kosong Terbakar di Bukuan, Empat Relawan Terluka
- 29 Des 2025 08:36 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Gunung Sari, RT 43, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Minggu malam (28/12/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 Wita dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 Wita setelah berlangsung kurang lebih dua jam.
Objek yang terbakar merupakan mes karyawan milik PT Tirta Mahakam yang sudah lama dalam kondisi kosong. Api menghanguskan tiga bangsal dengan total sekitar 25 pintu, namun tidak merembet ke rumah warga disekitarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.00 Wita, "Petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman", ujarnya.
“Yang terbakar adalah mes PT Tirta Mahakam, bangunan dalam kondisi kosong. Terdiri dari tiga bangsal dengan puluhan pintu, dan alhamdulillah tidak sampai mengenai rumah penduduk,” kata Hendra.
Menurutnya, rumah warga berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas pemadam dan relawan yang melakukan penyekatan api di sekitar lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan secara cepat agar kebakaran tidak meluas.
Hendra menambahkan, salah satu kendala di lapangan adalah akses jalan yang relatif sempit sehingga menyulitkan mobilisasi armada. Selain itu, sumber air yang terbatas juga menjadi tantangan selama proses pemadaman.
“Bangunan mes ini memang tidak dialiri listrik dan dalam keadaan kosong. Namun akses jalan sempit dan banyaknya warga yang menonton cukup menghambat pergerakan armada,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, Hendra menyatakan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum dapat dipastikan apakah kebakaran disebabkan faktor teknis atau unsur lain.
Dalam operasi pemadaman, dikerahkan 12 unit fire truk dari Disdamkar dan Penyelamatan Kota Samarinda serta PMK swasta, dibantu 25 mesin portable. Sebanyak empat posko pemadam diturunkan ke lokasi kejadian.
"Selain petugas pemadam, unsur gabungan turut terlibat, di antaranya relawan Kota Samarinda, Tim Medis Emergency Medical Team, PMI, BPBD kota dan provinsi, TNI-Polri, PLN, Dishub, Satpol PP, Brimob, hingga Tagana. Koordinasi juga dilakukan melalui Command Centre 112 untuk memastikan penanganan berjalan optimal," ucapnya.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun penghuni terdampak. Namun dilaporkan empat orang relawan mengalami luka ringan saat proses pemadaman dan telah mendapatkan penanganan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....