Gubernur Resmi Lantik 3.223 ASN Pemprov Kaltim

  • 09 Des 2025 12:39 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Sebanyak 3.223 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), resmi dilantik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Prosesi berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Selasa (9/12/2025) pagi.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan publik di seluruh daerah. Dari total ASN yang dilantik, 2.075 merupakan PPPK dan 1.148 lainnya menduduki jabatan fungsional seperti peneliti dan guru.

Alhamdulillah, hari ini baru saja kita melaksanakan pelantikan untuk pejabat fungsional termasuk juga peneliti, guru-guru PPPK yang jumlahnya banyak sekali,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi ribuan aparatur yang telah menunggu penetapan status kepegawaian mereka. Rudy berharap masih ada kesempatan bagi tenaga honorer lain yang belum terakomodasi.

Dalam sambutannya, Rudy juga menegaskan pentingnya etos kerja yang seimbang antara dedikasi dan kecerdasan dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasilnya, tetapi kerja keras saja tidak cukup. Perlu juga bekerja cerdas, bekerja tuntas agar hasilnya tidak ada batas, maka perlu dengan bekerja dengan ikhlas,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan, disiplin adalah fondasi penting dalam membangun karier sebagai ASN. “Disiplin itu adalah juga salah satu bagaimana orang itu bisa menjadi sukses. Karena disiplin penting sekali, dan yang tidak kalah penting adalah bisa berakselerasi,” kata Rudy.

Sementara itu, bagi para pegawai yang dilantik, momen ini disambut dengan antusias. Muhammad Zaky Azymah, PPPK guru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, mengaku lega telah resmi dilantik setelah menunggu lebih dari dua bulan sejak mulai bertugas.

“Pertama tentunya terima kasih ya kepada Bapak Gubernur karena penantian kita yang dua bulan lebih. Senang banget pastinya, sudah menunggu dua bulan lebih kita,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Aris Munanda, yang juga dilantik sebagai PPPK guru. Ia menyebut pelantikan ini mengukuhkan status mereka setelah mulai bekerja sejak 1 Oktober lalu. “Bahagia banget udah bisa nerima SK secara fisik, kita siap berkontribusi buat memajukan Kaltim. Semangat ” kata dia.

Aris dan Zaky yang merupakan lulusan Program Profesi Guru (PPG) dari Jawa, memilih Kalimantan Timur sebagai lokasi pengabdian karena melihat potensi besar daerah ini, terutama sejak hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan adalah pilihan pertama saya, karena kita melihat Kaltim itu berpotensi sebagai pusat Indonesia apalagi setelah IKN sekarang ada di Kalimantan Timur. Kami ingin ikut berkontribusi secara langsung membangun generasi emas Kalimantan Timur,” ujar Aris.

Sependapat dengan Aris. Zaky menilai kekuatan Kaltim tidak hanya pada sumber daya alam, tetapi juga kualitas masyarakatnya. “Saya setuju. Kalimantan Timur potensinya sangat besar, bukan hanya dari sumber daya alamnya tapi juga sumber daya manusianya,” kata Zaky.

Dengan pelantikan ini, pemerintah berharap pelayanan publik semakin adaptif dan responsif, sejalan dengan visi pembangunan Kaltim yang bertumpu pada SDM unggul dan tata kelola birokrasi yang lebih profesional. (Chella Defa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....