Setelah Relokasi, Lantai Dasar Kandilo Plaza Lengang

  • 11 Nov 2025 16:09 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Paser: Sejak pengosongan area tengah lantai dasar pada 10 November 2025 kemarin, nampak suasana Kandilo Plaza yang berada di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser ini terasa lengang dan tidak terlihat kumuh lagi.

Kepala UPTD Kandilo Plaza, Mohammad Djamaluddin, mengatakan kondisi plaza saat relokasi tersebut berjalan kondusif, dalam artian bahwa tidak adanya komplain dari para pedagang yang dipindahkan ke Pasar Senaken. Bahkan menurutnya para pedagang ini mendukung program Pemkab Paser.

Dari data awal 75 pedagang, yang siap di relokasi ke Pasar Senaken awlanya 51, namun hanya 49 pedagang yang pindah, karena 2 pedagang lainnya lagi mengundurkan diri dengan alasan sepi pengunjung baik di plaza maupun di pasar.

Djamal menjelaskan, untuk penempatan para pedagang ini di relokasi ke area atau kios tahap ketiga Pasar Senaken.

"Yang di dari Plaza ini kami relokasi mereka di bangunan di tahap ketiga. Bangunan yang di pasar baru ini, dulunya yang disebut orang pasar penampungan, sekarang kami sudah sebut itu pasar baru karena baru habis direlokasi," ucap Djamaluddin, saat ditemui di ruangannya, Selasa (11/11/2025).

Ia menyebutkan pembangunan Pasar Senaken sendiro terbagi 4 tahap dan itu berkelanjutan hingga 2025 ini yang membangun 100 kios.

"Jadi ada empat tahap. Tahap di pertama itu jumlah bangunannya ada 105 Itu sudah di 2023. Di 2024 kemarin ada lagi 118 bangunan. Di tahap ketiga kemarin dibangun tahun 2024 kemarin yang sekarang kita pakai untuk relokasi itu jumlah bangunannya ada 88 bangunan," katanya, menjelaskan.

Area tahap ketiga atau pasar baru ini, dikatakan Djamal untuk akses jalannya sudah dipersiapkan dan untuk pengerjaannya nanti bakal diserahkan oleh Cipta Karya dari Dinas PU Kabupaten Paser.

"Di pasar yang baru itu askesnya sudah ada. Masuk jalan yang lingkar, nanti di paling belakang itu masih ada sisa tanah kami. Itu sudah diproses dari Cipta Karya sudah dilakukan pengecoran," ujar Djamal.

Kemudian, Ia juga menerangkan, agar mengurangi kepadatan di area depan Pasar Senaken dan nampak terlihat bersih, maka pihaknya akan menata ulang dengan menggeser pedagang tersebut ke pasar baru yang ada di belakang.

"Untuk ke depan kami sudah berkoordinasi dengan pihak Cipta Karya. Ke depannya nanti pagar-pagar yang ada pembatas itu rencana kami bongkar semua. Pedagang yang ada di area depan jalan ini, termasuk pedagang pisang, ke depannya nanti akan kami relokasi semua itu ke pasar yang baru," kata Djamal menerangkan.

Djamal memastikan, untuk jumlah pedagang yang ditampung di Pasar Senaken sendiri sudah lebih dari cukup dan bisa menampung.

Selain itu, pihak UPTD juga bakal mengakomodir soal retribusi atau kantong parkir untuk nantinya bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....