Dua Desa di Long Ikis Diterjang Banjir Bandang

  • 04 Okt 2025 22:45 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Sabtu (4/10/2025) dini hari. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras berkepanjangan di daerah hulu yang memicu meluapnya Sungai Samuntai dan Sungai Lombok. Sedikitnya 87 kepala keluarga atau 262 jiwa dari dua desa terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Menurut laporan Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur yang disampaikan oleh petugas Muriono, banjir terjadi sekitar pukul 01.00 Wita dan merendam dua desa, yakni Desa Samuntai dan Desa Lombok.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi (03–04/10), diperparah dengan pasang air laut yang menghambat aliran sungai. Akibatnya, debit air meningkat tajam dan meluap ke permukiman warga.

Di Desa Samuntai, banjir menerjang enam RT dengan total 57 KK atau 178 jiwa terdampak. Sementara di Desa Lombok, terdapat 30 KK atau 84 jiwa yang rumahnya ikut terendam air setinggi 60 cm hingga 3 meter. Beberapa fasilitas umum seperti Sarana Pendidikan, Sarana Olahraga, Pasar Samuntai, hingga Jalan Penghubung antar-RT juga ikut lumpuh.

“Sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga terdekat saat banjir melanda, namun kini kondisi air sudah surut total,” ujar Muriono dalam laporannya.

Salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah adalah SD Negeri 036 Long Ikis. Bangunan sekolah beserta perumahan guru terendam banjir, menyebabkan banyak aset sekolah rusak dan hanyut, di antaranya: 3 unit genset, 1 unit pompa air (alkon), 1 unit printer Canon, 8 aki besar untuk PLTS, 2 unit sound system, 1 tandon air kapasitas 12.000 liter, serta Semua buku pelajaran.

Tim nampak membersihkan lumpur di dalam kelas setelah diterjang banjir bandang (Foto : BPBD Kabupaten Paser)

Selain itu, pabrik tahu, lahan pertanian, peternakan, dan kolam ikan milik warga ikut terendam sehingga menimbulkan kerugian ekonomi. Sejumlah perahu nelayan juga dilaporkan hanyut terbawa arus.

Setelah kejadian, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Paser, Dinas Sosial/TAGANA, aparat desa, relawan, dan warga sekitar segera turun ke lokasi melakukan evakuasi, pembersihan, serta penyaluran bantuan darurat. Desa Samuntai telah menyalurkan 57 paket bantuan sandang dan pangan kepada warga terdampak.

Hingga Sabtu siang, kondisi air telah surut total, dan proses pembersihan lumpur serta material kayu dari rumah warga dan fasilitas umum terus dilakukan. Tim BPBD juga telah melakukan assessment untuk mendata kerusakan dan kebutuhan mendesak warga.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya rumah, peralatan usaha, dan fasilitas publik yang terdampak.

Cuaca di wilayah Long Ikis pada Sabtu (4/10/2025), dilaporkan berawan dengan situasi di lapangan mulai terkendali. Armada yang digunakan dalam penanganan terdiri dari 1 unit mobil BPBD dan 1 unit mobil Dinas Sosial/TAGANA.

Adapun unsur gabungan yang terlibat dalam penanganan antara lain: BPBD Kabupaten Paser, Dinas Sosial/TAGANA, Pemerintah Desa Samuntai dan Lombok, Babinsa, Masyarakat Peduli Api (MPA), PTPN Samuntai, para Ketua RT terdampak, relawan, serta warga sekitar.

Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....