Marbot Paser Bersyukur Atas Program Umroh Gratis

  • 14 Sep 2025 22:27 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Paser: Sebanyak 106 marbot rombongan jamaah dari Kabupaten Paser, kini sudah berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umroh dalam perjalanan wisata religinya melalui program gratis pool Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud.

Di mana, dalam program tersebut memang diperuntukkan bagi para penjaga rumah ibadah. Selain Islam, adapun juga agama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu dan Budha, yang mendapatkan manfaat dari program ini.

Meski dengan judul gratis, namun para marbot ini perlu mengeluarkan uang dari kantong pribadi untuk keperluan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini seperti yang dikatakan Kamirin sebagai marbot Masjid Nurul Huda, Desa Suliliran Baru, Kecamatan Pasir Blengkong, Kabupaten Paser.

"Alhamdulillah sebagian ada yang gratis, hanya saja memang ada beberapa administrasi yang harus kita selesaikan, seperti pembuatan paspor, suntik meningitis, kuota, kurang lebih seperti itu, dan lain-lainnya alhamdulillah gratis," katanya Kamirin, sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Selain itu, adapun pengeluaran lainnya yakni membuat baju atau seragam rombongan dari kain yang diberikan oleh pihak penyelenggara umroh gratis

"Kalau untuk pengeluaran ada, kurang lebih Rp3 juta. Kan dari paspor, suntik meningitis dan kuota. Tentu juga dikasih bahan (kain) jahitan ya kita jahit sendiri," ujarnya.

Kamirin yang sudah menjadi marbot sejak 2005 lalu atau tepatnya selama 20 tahun itu, mengaku bahagia dan senang, bahkan tidak pernah bermimpi bisa menginjakkan kaki ke Tanah Suci.

Walau pun harus keluar uang pribadi, tetapi Ia merasa bersykur dan berterimakasih kepada Gubernur Kaltim, karena berkat program tersebut impiannya bisa tercapai.

"Kami sebagai masyarakat, terutama sebagai marbot, saya sangat bersyukur kepada Allah S.W.T dan berterimakasih kepada beliau (Gubernur Kaltim), semoga kepedulian beliau dibalas oleh Allah," ucap Kamirin dengan senang.

Dirinya pum berharap, program yang berjalan setiap tahun dalam masa periode Gubernur Kaltim saat ini, marbot lain bisa merasakan manfaat yang sama seperti dirinya yang berkesempatan melaksanakan perjalanan wisaya religi.

"Tentu harapannya marbot-marbot yang lain, imam masjid dan guru ngaji mendapatkan yang sama. Tapi kembali lagi, karena itu rejeki dan kita gak bisa berbuat apapun karena ini kehendak Allah. Mudah-mudahan semua mendapatkan kesempatan yang sama lah," ujar Kamirin.

Kamirin sendiri sejak usia 29 tahun menjadi marbot di Masjid Nurul Huda, ini kali pertama baginya pergi berangkat dan menginjakkan kaki ke Tanah Suci.

Atas hal itu pun Ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Rudy Mas'ud sebagai Gubernur Kaltim, karena program ini sangat dirasakan baginya dan penerima manfaat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....