BHS: Kemacetan Ketapang Ancam Kepercayaan Wisata Bali

  • 28 Sep 2026 22:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai kemacetan berkepanjangan di Pelabuhan Ketapang tidak hanya mengganggu arus kendaraan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan wisatawan menuju Bali. Pernyataan itu disampaikan saat meninjau langsung lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, Senin, 28 September 2026.

BHS mengatakan akses menuju Pulau Bali merupakan jalur strategis bagi sektor pariwisata nasional. Karena itu, kemacetan yang terus berulang dinilai dapat memengaruhi kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang hendak berlibur ke Pulau Dewata.

“Pasti ini dampaknya ke pariwisata. Masyarakat seluruh Indonesia jadi enggak percaya sama kelancaran yang ada di Bali,” ujar BHS saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Senin, 28 September 2026.

Menurut BHS, penanganan kemacetan tidak bisa hanya dibebankan kepada ASDP. BHS mendorong Pemerintah Provinsi Bali ikut berpartisipasi dalam penguatan infrastruktur pelabuhan di sisi Gilimanuk, sebagaimana dukungan yang telah direncanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui revitalisasi Dermaga Bulusan.

“Saya juga mohon Pemerintah Provinsi Bali ikut mendukung ASDP dalam pembangunan-pembangunan seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Bambang.

Selain pembenahan infrastruktur, BHS bersama DPRD Banyuwangi, KSOP, BPTD, ASDP, dan pemangku kepentingan lainnya menyepakati langkah darurat untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan. Salah satunya memangkas waktu bongkar muat kapal dari 35 menit menjadi 15 menit.

BHS berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan operator penyeberangan dapat mengembalikan kelancaran konektivitas Jawa–Bali. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga distribusi logistik sekaligus mempertahankan kepercayaan publik menjelang libur akhir tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....