Lima Provinsi Destinasi Wisata Tertinggi di Indonesia

  • 13 Agt 2026 10:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember : Di tengah rutinitas harian yang padat dan penuh tekanan, setiap orang membutuhkan cara untuk menyegarkan pikiran dan melepaskan penat. Bagi sebagian orang, meluangkan waktu untuk bepergian dan menjelajahi tempat-tempat baru—atau yang sering disebut hobi wisata—bukan lagi sekadar pengisi waktu luang, melainkan sebuah gaya hidup dan kebutuhan emosional.

Melakukan perjalanan wisata menghadirkan ruang untuk keluar dari zona nyaman. Aktivitas ini menawarkan kebebasan untuk mengeksplorasi keindahan alam, merasakan budaya yang beraneka ragam, hingga menikmati ragam kuliner khas di setiap sudut daerah. Berdasarkan data statistik BPS yang dirilis kembali di laman kemenpar.go.id ,Selasa, 4 Agustus 2026, provinsi di pulau Jawa masih menjadi destinasi wisatan tertinggi. Berikut ini 5 provinsi dengan jumlah wisatawan tertinggi dari Januari sampai Juni tahun 2026 :

  1. Jawa Barat (112.119.015 wisatawan)
  2. Jawa Timur (104.408.707 wisatawan)
  3. Jawa Tengah (85.225.569 wisatawan)
  4. DKI Jakarta (51.389.478 wisatawan)
  5. Banten (33.483.237 wisatawan)

Wisata sering kali dipandang sebagai bentuk hiburan atau kemewahan semata. Namun, di balik pengalaman mengunjungi tempat baru, berwisata memiliki dampak positif yang mendalam bagi kesehatan mental, fisik, hubungan sosial, hingga perkembangan ekonomi. Dikutip RRI dari laman alodokter.com, berikut ini adalah berbagai manfaat utama dari berwisata yang menjadikannya lebih dari sekadar liburan :

  • Meredakan stress : Meluangkan waktu untuk berlibur dan istirahat sejenak dari berbagai tekanan kehidupan sehari-hari bisa memberikan waktu istirahat dan tidur yang dibutuhkan. Oleh karena itu, tak mengherankan jika liburan bisa membantu meredakan stres dan mengurangi risiko terkena depresi. Bahkan, riset menunjukkan bahwa manfaat ini bisa bertahan hingga 5 minggu setelah liburan. Tidak terbatas untuk liburan yang panjang, liburan singkat dan sederhana pun bisa memberikan dampak yang besar terhadap pemulihan ketegangan dan stres yang dirasakan sehari-hari.

  • Meningkatkan fungsi otak : Terlalu banyak pekerjaan yang dijalani setiap hari, apalagi dengan waktu istirahat yang sedikit, dapat berpengaruh terhadap fungsi otak dan bisa menyebabkan gangguan memori. Akibatnya, seseorang mungkin akan merasa sulit konsentrasi dan mengingat banyak hal.

  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan meluangkan waktu untuk berlibur, kamu dapat menyegarkan pikiran dan membantu otak berfungsi dengan baik sehingga kamu menjadi lebih fokus, produktif, dan berenergi.

  • Meningkatkan kesehatan jantung : Berlibur bisa menurunkan risiko berbagai penyakit jantung, misalnya serangan jantung. Bahkan, dalam studi lain disebutkan bahwa staycation di rumah yang tentunya tidak memerlukan banyak biaya dan persiapan, dapat memperbaiki kontrol gula darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

  • Memperkuat imunitas tubuh : Bekerja terlalu keras atau stres bisa membuat tubuh melepaskan hormon yang bisa melemahkan sistem kekebalan atau imun. Akibatnya, seseorang jadi lebih mudah terkena flu atau penyakit menular lainnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....