Wisata Udara Premium Hadir, Banyuwangi Jadi Home Base Santai Seaplane
- 12 Jun 2026 05:07 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi - Sektor pariwisata Banyuwangi mendapat suntikan baru dengan hadirnya layanan wisata udara premium Santai Seaplane. Banyuwangi dipilih menjadi home base pertama maskapai pesawat amfibi tersebut di Indonesia yang akan mulai beroperasi pada Juli 2026 untuk melayani penerbangan wisata dan charter ke berbagai destinasi unggulan nasional.
CEO Seaplane Asia, Denis Keller, mengatakan Banyuwangi dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai penghubung Pulau Jawa dan Bali serta didukung ekosistem pariwisata yang dinilai lengkap.
“Banyuwangi sebagai gerbang yang menghubungkan Jawa dan Bali sehingga peluang untuk membuka konektivitas pariwisata sangat besar,” kata Denis saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Rabu 10 Juni 2026.
Menurut Denis, Banyuwangi memiliki kombinasi destinasi alam, budaya, dan fasilitas penunjang pariwisata yang memungkinkan pengembangan jaringan wisata udara ke berbagai wilayah di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas konektivitas pariwisata berbasis penerbangan premium.
Ia menjelaskan, konsep yang diusung Santai Seaplane tidak hanya menawarkan layanan transportasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata selama penerbangan. Penumpang akan diajak menikmati panorama alam dari udara dengan pengalaman perjalanan yang lebih eksklusif.
“Seaplane bukan sekadar alat transportasi. Pengalaman selama penerbangan menjadi sesuatu yang menarik dan spesial. Kami ingin membawa pariwisata berkualitas dengan pengalaman premium yang lebih banyak lagi di Banyuwangi,” ujarnya.
Selain melayani sektor pariwisata, pesawat amfibi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan evakuasi medis dan pengangkutan kargo pada wilayah tertentu.
CEO Santai Seaplane, Wirmandi Sugriat, mengatakan pihaknya menargetkan tiga armada beroperasi di Banyuwangi pada tahun ini. Saat ini Santai Seaplane telah membuka basis operasional di Bandara Banyuwangi sebagai pusat layanan pertama di Indonesia.
Armada yang digunakan adalah Cessna Caravan 208 EX Amphibian, pesawat amfibi yang mampu beroperasi di landasan konvensional maupun perairan dan banyak digunakan untuk mendukung penerbangan wisata di berbagai negara.
“Menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai basis operasional pertama memungkinkan kami menciptakan gerbang menuju berbagai destinasi unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekologis tinggi. Tujuan kami membangun konektivitas bernilai tinggi yang mendukung pariwisata berkelanjutan,” kata Wirmandi.
Untuk sistem layanan, Santai Seaplane akan menerapkan dua skema penerbangan. Pada sejumlah rute wisata, masyarakat dapat membeli tiket per kursi (by the seat), sementara rute lainnya akan dilayani melalui sistem sewa khusus (charter).
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif dipilihnya Banyuwangi sebagai basis operasional pertama Santai Seaplane. Menurutnya, kehadiran layanan wisata udara premium akan semakin memperkuat daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.
“Kehadiran layanan pariwisata udara premium ini kami harapkan semakin memperluas jangkauan wisata Banyuwangi dan menunjukkan kesiapan Banyuwangi sebagai destinasi wisata global,” ujar Ipuk, Kamis 11 Juni 2026.
Pertemuan tersebut turut dihadiri General Manager Bandara Banyuwangi Mohammad Holik Muardi dan Direktur Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi Capt. Daniel D. Rumani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....