Okupansi Hotel Banyuwangi Full saat Long Weekend

  • 18 Mei 2026 08:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membawa berkah bagi sektor pariwisata Banyuwangi. Tingginya kunjungan wisatawan selama long weekend membuat tingkat okupansi hotel dan penginapan di Banyuwangi nyaris penuh.

Selama periode 14–17 Mei 2026, tercatat sebanyak 52.478 wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Banyuwangi. Lonjakan wisatawan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya keterisian kamar hotel, homestay, hingga villa yang mencapai 100 persen di sejumlah lokasi.

General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, mengatakan hampir seluruh kamar hotel telah terisi sejak awal masa libur panjang. Mayoritas tamu berasal dari luar daerah yang datang untuk menikmati wisata Banyuwangi.

“Lonjakan okupansi saat long weekend ini menjadi bukti tingginya minat wisatawan untuk berlibur ke Banyuwangi. Hampir seluruh kamar penuh selama puncak liburan,” ujar Weni, Senin 18 Mei 2026.

Tidak hanya hotel berbintang, homestay milik warga juga kebanjiran tamu. Banyak wisatawan memilih penginapan berbasis rumah singgah karena menawarkan suasana lokal yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Banyuwangi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, menyebut lonjakan kunjungan terjadi hampir merata di seluruh destinasi wisata dan sektor akomodasi.

“Long weekend kali ini memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi sektor pariwisata Banyuwangi. Hotel, homestay, restoran hingga pelaku UMKM ikut merasakan peningkatan,” kata Hartono.

Menurutnya, tingginya okupansi hotel menunjukkan Banyuwangi masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim liburan. Pemerintah daerah pun meminta seluruh pelaku wisata tetap menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

Selain didukung wisata alam yang beragam, meningkatnya kunjungan wisatawan juga dipengaruhi akses transportasi yang semakin mudah serta banyaknya pilihan destinasi wisata di Banyuwangi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....