Tumpak Sewu–Teras Semeru Melejit, Lumajang Jadi Primadona Wisman di Jatim
- 27 Apr 2026 09:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang- Kabupaten Lumajang mencatat prestasi gemilang di sektor pariwisata dengan menjadi daerah tujuan wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak di Jawa Timur selama libur Lebaran 2026. Capaian ini menegaskan posisi Lumajang sebagai destinasi unggulan baru berbasis keindahan alam yang autentik dan berdaya saing global.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, sepanjang periode 14 Maret hingga 5 April 2026, sebanyak 22,09 ribu wisatawan mancanegara berkunjung ke wilayah tersebut. Dari jumlah itu, Lumajang menempati posisi teratas, mengungguli kota-kota besar dan destinasi populer lainnya seperti Surabaya, Malang, Banyuwangi, hingga Bondowoso.
Yang paling mencuri perhatian, dua destinasi andalan Lumajang, yakni Air Terjun Tumpak Sewu dan Teras Semeru, berhasil menduduki peringkat pertama dan kedua kunjungan wisman. Keduanya bahkan melampaui popularitas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Kawah Ijen yang selama ini dikenal sebagai ikon wisata Jawa Timur.
Data Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang mencatat, Air Terjun Tumpak Sewu dikunjungi 3.558 wisatawan mancanegara selama periode 14–31 Maret 2026. Sementara Teras Semeru mencatat 1.271 kunjungan wisatawan asing dalam periode yang sama.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembangunan sektor pariwisata yang terarah dan berkelanjutan, serta terintegrasi dengan penguatan ekonomi masyarakat.
“Pariwisata tidak berdiri sendiri. Ia terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, lonjakan kunjungan wisman tidak hanya berdampak pada peningkatan citra daerah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang semakin luas, mulai dari pelaku UMKM, jasa transportasi, hingga sektor perhotelan dan kuliner.
Pemerintah Kabupaten Lumajang pun berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi wisata alam sebagai kekuatan utama daerah, tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
“Daya tarik utama kita ada pada kekuatan lanskap alam. Tugas kita adalah menjaga kualitas pengalaman agar tetap konsisten,” tegasnya.
Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa strategi pengembangan pariwisata Lumajang berada di jalur yang tepat mengedepankan keindahan alam, pengalaman wisata yang otentik, serta keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi utama.
Dengan tren positif ini, Lumajang tidak hanya tampil sebagai alternatif, tetapi telah bertransformasi menjadi destinasi utama yang diperhitungkan di kancah pariwisata nasional hingga internasional. (Kominfo-lmj/Ard)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....