Menyusuri Agro Rayap Jember, Sungai dan Kopi dalam Satu Destinasi

  • 12 Apr 2026 22:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Di tengah hamparan perkebunan yang sejuk, Wisata Agro Rayap di Kabupaten Jember menawarkan pengalaman berbeda.

Tak hanya menyuguhkan panorama alam dan aliran sungai yang jernih, kawasan ini juga menghadirkan wisata edukasi kopi dalam satu destinasi.

Berada di ketinggian sekitar 450 hingga 500 meter di atas permukaan laut, udara sejuk langsung terasa begitu memasuki kawasan ini.

Aliran sungai dengan air yang jernih menjadi magnet utama bagi pengunjung, terutama saat akhir pekan. Banyak wisatawan memanfaatkan area tersebut untuk sekadar bermain air, hingga berkumpul keluarga.

Petugas Wisata Agro Afdeling Rayap, Agus Widianto, mengatakan destinasi ini dikelola PTPN I Regional 5 dan menawarkan wisata alam dengan harga yang terjangkau.

“Hanya dengan tiket sekitar Rp3 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati panorama alam dan sungai. Kami juga punya wisata edukasi kopi, mulai pembibitan hingga pengolahan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari villa hingga area camping yang kerap dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas, seperti reuni, makrab, hingga pelatihan.

Untuk penginapan, tersedia Villa Koffie yang dapat disewa dengan harga Rp1,75 juta dengan fasilitas lengkap. Selain itu, terdapat wisma dengan tarif berkisar Rp200-250 ribu.

Kemudian juga ada area camping dengan biaya sekitar Rp250 ribu untuk kapasitas enam orang. Fasilitas ini, kata Agus, kerap diminati pengunjung, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

“Untuk villa itu sudah lengkap fasilitasnya. Ada dapur dan peralatannya. Biasanya digunakan mahasiswa untuk pelatihan, atau diklat. Pengunjung dari luar Jember juga ada, biasanya dibuat reunian,” kata dia.

Suasana yang tenang dan alami menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin menginap dan menikmati alam lebih lama.

Di sisi lain, Agro Rayap juga menghadirkan pengalaman belajar langsung tentang kopi. Pengunjung dapat melihat proses pengolahan kopi dari awal hingga siap disajikan, dengan tiket sebesar Rp25 ribu.

Mandor pabrik pengolahan kopi, Fatkhul Arif, menyebut minat terhadap wisata edukasi ini cukup tinggi. Terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa, baik dari dalam maupun luar Jember.

“Biasanya ramai saat musim panen di bulan Juni hingga Juli. Saat itu aktivitas pengolahan berlangsung, jadi pengunjung bisa melihat dan belajar langsung prosesnya,” katanya.

Meski di luar musim panen aktivitas pengolahan tidak berlangsung penuh, suasana alam yang tenang tetap menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Perpaduan antara sungai yang menyegarkan dan edukasi kopi menjadikan Agro Rayap sebagai pilihan wisata yang tak hanya menyenangkan. Tapi juga memberi pengalaman baru bagi pengunjung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....