Kali Kebo Sumberurip Bangkit sebagai Destinasi Edukasi Wisata Tangguh Bencana

  • 09 Apr 2026 10:37 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Lumajang- Siapa sangka,kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi dan banjir lahar kini justru menjelma menjadi destinasi wisata yang memikat. Di tangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kali Kebo,Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo,dampak bencana diolah menjadi potensi yang bernilai ekonomi sekaligus sarana edukasi kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pokdarwis Kali Kebo, Heny Sulistyaningati, saat acara senam bersama keluarga PWRI Wilker Pasirian yang digelar di lokasi wisata Kali Kebo, Rabu (8/4/2026), Kegiatan tersebut diikuti lima pengurus PWRI se-Wilker Pasirian serta pengurus PWRI Kabupaten Lumajang.

Menurut Heny, mengelola destinasi wisata di kawasan rawan bencana memang bukan perkara mudah. Namun,dengan pendekatan pengurangan risiko bencana dan perencanaan yang matang,kawasan terdampak justru bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Selama ini bencana seperti erupsi gunung berapi dan banjir lahar sering dianggap menakutkan hingga membuat wilayah terdampak terbengkalai.Padahal, jika dikelola dengan baik dan tetap mengutamakan keamanan, kawasan ini bisa memberi manfaat besar, ujarnya.

Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai bidan ini menuturkan, menggeliatnya potensi wisata di Kecamatan Pronojiwo menjadi modal penting dalam membenahi dan mengembangkan Kali Kebo.Pertumbuhan kunjungan wisata turut berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

Kecamatan Pronojiwo sendiri telah dikenal wisatawan lokal maupun mancanegara dengan magnet panorama sunrise dan sunset Gunung Semeru, hamparan hutan pinus, hingga wisata lava tour.Kondisi tersebut menuntut para pengelola destinasi untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelayanan.

Kami terus belajar dari pengelola desa lain di Kecamatan Pronojiwo agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu, imbuhnya.

Terkait kesiapan akomodasi,Heny menjelaskan bahwa pihaknya menjalin kerja sama dengan pengelola destinasi di desa tetangga seperti Desa Pronojiwo dan Desa Sidomulyo, termasuk kawasan Tumpak Sewu,guna mendukung kebutuhan wisatawan.

Meski demikian,ia berharap adanya pembinaan yang lebih intensif dari pemerintah desa, kecamatan,hingga kabupaten, Menurutnya,potensi Kali Kebo merupakan aset besar bagi pengembangan pariwisata Kabupaten Lumajang.

Destinasi ini memiliki potensi yang tidak kecil untuk mendukung pembangunan pariwisata Lumajang, Kami berharap ada pendampingan dan pembinaan yang lebih berkelanjutan, pungkas Heny.

Transformasi Kali Kebo menjadi destinasi wisata tangguh bencana membuktikan bahwa dengan semangat kolaborasi,edukasi risiko,dan pengelolaan yang tepat,dampak bencana pun dapat diubah menjadi sumber harapan dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....