Destinasi Wisata di Bondowoso Tembus 700 Orang Per Hari

  • 27 Mar 2026 14:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Sejumlah objek wisata alam di Bondowoso menjadi primadona pengunjung libur lebaran 2026. Yaitu objek wisata Kawah Wurung di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, dan Teduh Glamping di Desa/Kecamatan Sumberwringin.

Data diterima di objek wisata Teduh Glamping, Desa/Kecamatan Sumberwringin, tingkat kunjungan rata-rata harian selama musim lebaran 2026. Yakni tembus 700 orang per hari. Sementara, di hari-hari biasa kunjungan hanya sekitar 100-200 orang per hari.

Menurut Hendriyanto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumberwringin, rerata wisatawan yang hadir adalah keluarga yang sedang berlebaran. Kemudian, sebelum pulang mampir wisata ke Teduh Glamping.

"Sekarang ya sekitar 700 orang per hari," ujarnya, Jumat (26/3/2026).

Tiket masuk untuk setiap wisatawan hanya Rp 5ribu. Para pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada. Paling primadona, berenang di Sendang.

Sebuah aliran air yang telah dibendung layaknya kolam renang. Airnya cukup dingin, karena berasal langsung dari sumber mata air.Terdapat tiga sumber yang mengalir layaknya air terjun mini dengan air yang sangat jernih.

Pengunjung bisa merasakan berkemah di atas aliran sungai, sembari menikmati berbagai kuliner khas pedesaan. Lingkungan yang dikelilingi pepohonan serta bambu.

Objek wisata berikutnya yang cukup primadona yaitu Kawah Wurung, di Kecamatan Ijen. Keindahan alamnya menarik banyak pengunjungan di musim libur lebaran tahun ini. Pengunjung mulai terlihat pada H+3 Lebaran, dengan jumlah mencapai sekitar 150 orang per hari, didominasi wisatawan lokal.

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Intan Puspita Dewi, menjelaskan mayoritas pengunjung berasal dari Bondowoso dan daerah sekitarnya, sejalan dengan momentum mudik Lebaran.

“Pengunjung masih didominasi lokal Bondowoso dan wilayah sekitar. Karena momen Lebaran banyak warga yang mudik,” ungkap Intan.

Untuk mendukung kemudahan transaksi, pengelola wisata Kawah Wurung kini telah menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) yang dapat dibayar melalui QRIS. Meski demikian, opsi pembelian tiket secara manual masih tetap disediakan bagi pengunjung.

“Kami mengarahkan penggunaan e-ticketing, tapi tiket manual tetap ada bagi yang ingin membayar tunai,” tuturnya.

Seiring potensi peningkatan kunjungan hingga puncak libur yang diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026, Disparbudpora Bondowoso telah menyiagakan personel di lokasi wisata. Pengamanan juga disiapkan, terutama untuk aktivitas jeep dan offroad yang menjadi daya tarik di kawasan tersebut.

“Jika diperlukan, kami siapkan pengawalan untuk lintasan jeep dan offroad guna memastikan keselamatan pengunjung,” kata Intan.

Selain menikmati panorama alam, Kawah Wurung juga menawarkan berbagai aktivitas wisata seperti jeep tour, offroad, hingga camping ground. Fasilitas ini telah dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir bekerja sama dengan agen perjalanan.

Dengan tren peningkatan yang terus berlangsung, kunjungan wisata ke Kawah Wurung diprediksi akan terus bertambah hingga akhir masa libur Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....