Fam Trip Dorong Produk Wisata Lumajang Siap Jual
- 28 Jan 2026 20:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Sebanyak 50 travel agent dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip di Aston Inn Lumajang, Selasa, 27 Januari 2026.. Gelaran tersebut untuk mendorong pariwisata sebagai sektor strategis penggerak ekonomi daerah dengan menyiapkan produk wisata yang siap dipasarkan melalui jejaring nasional.
Kegiatan ini dirancang agar pelaku industri perjalanan tidak hanya mengenal Lumajang melalui promosi, tetapi merasakan langsung potensi dan karakter destinasi yang dimiliki. Melalui fam trip, travel agent diajak melihat, menilai, dan memetakan destinasi Lumajang sebagai produk wisata yang dapat dikemas dalam paket perjalanan.
Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip merupakan kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang bersama Aston Inn Lumajang, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sinergi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pengembangan pariwisata tidak berhenti pada promosi, tetapi berlanjut pada transaksi dan pergerakan ekonomi.
General Manager Aston Inn Lumajang Otniel Rezha El Shaddai menyampaikan bahwa pendekatan berbasis pengalaman langsung dinilai lebih efektif dalam membangun kepercayaan pasar. Menurutnya, travel agent perlu melihat kesiapan destinasi, aksesibilitas, hingga kualitas layanan sebelum memasarkan kepada wisatawan.
“Fam trip memberi gambaran nyata. Dari situ, travel agent bisa menyusun paket wisata yang sesuai dengan kebutuhan pasar masing-masing daerah,” ujar Otniel.
Ia menambahkan, Lumajang memiliki keunggulan pada wisata alam dan petualangan yang perlu dikemas secara profesional agar memiliki nilai jual tinggi. Karena itu, kerja sama antara pelaku usaha, pemerintah, dan industri perjalanan menjadi kunci agar potensi tersebut benar-benar berdampak ekonomi.
Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan menilai kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata. Menurutnya, pariwisata yang kuat harus melibatkan pelaku ekonomi lokal agar manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Tujuan akhirnya bukan hanya kunjungan, tetapi perputaran ekonomi. UMKM, transportasi lokal, pemandu wisata, hingga penginapan rakyat harus ikut tumbuh,” kata Agus.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan dan sumber daya manusia agar Lumajang mampu bersaing dengan destinasi lain. Tanpa kesiapan tersebut, promosi tidak akan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Patria Dwi Astiadi menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan pariwisata. Ia menilai masukan dari travel agent menjadi bahan evaluasi penting untuk peningkatan kualitas destinasi dan layanan.
“Masukan dari pelaku industri sangat berharga. Dari sini kita bisa melihat apa yang perlu dibenahi agar produk wisata Lumajang benar-benar siap jual,” ujarnya.
Patria menambahkan, ke depan pemerintah daerah akan memperkuat integrasi antar destinasi serta pengemasan paket wisata tematik agar wisatawan memiliki pilihan perjalanan yang lebih terstruktur.
Melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Lumajang optimistis mampu meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Dengan produk wisata yang teruji langsung oleh pasar, Lumajang menatap pariwisata sebagai penggerak ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....