Pojhien: Tarian Akrobatik di Atas Bambu

  • 22 Okt 2025 09:57 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menyimpan banyak Sejarah dan warisan budaya, salah satunya Tari Pojhien. Tari ini Adalah seni pertunjukan rakyat yang hidup subur di Kabupaten Bondowoso dan bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah doa kolektif, ritual permohonan berkah, dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kata Pojhien atau Pojian dipercaya berasal dari bahasa Madura, yaitu Pamojjen atau Pojian yang berarti puji-pujian atau pemujaan. Hal ini selaras dengan inti pertunjukannya yang sarat akan teks dan syair yang berisi puji-pujian, salawat kepada Nabi Muhammad SAW, doa-doa, serta petuah-petuah kehidupan. Kesenian Pojhien merupakan perpaduan unik antara seni pertunjukan lisan, musikal, dan akrobatik yang bersifat sakral. Ia seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual besar desa, seperti Selamatan Desa (Ghadisa), syukuran panen raya, hingga ritual meminta hujan (loro ojan) saat musim kemarau panjang.

Pertunjukan Pojhien biasanya dibawakan oleh sekelompok pemain laki-laki yang mengenakan busana adat khas Madura, yakni baju pesa'an. Terdapat beberapa elemen utama yang membuat Pojhien begitu istimewa:

- Musikalisasi dan Syair (Puji-pujian)

- Ritual dan Simbolisasi

- Atraksi Akrobatik di Atas Bambu

Pojhien adalah bukti nyata bahwa warisan budaya lokal Bondowoso tidak hanya memukau secara artistik, tetapi juga menyimpan kedalaman filosofi dan spiritualitas yang tak ternilai harganya. Melestarikannya berarti menjaga akar identitas daerah dari klaim dan kepunahan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....