Ijen Golden Route Dorong Wisata Terpadu Lereng Ijen

  • 14 Sep 2025 17:14 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Para pelaku wisata di lereng Gunung Ijen sepakat membentuk ekosistem pariwisata terpadu bernama Ijen Golden Route. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan durasi menginap wisatawan, mengurangi kecenderungan turis yang hanya fokus ke Kawah Ijen, dan memperkuat konektivitas antar-pemangku kepentingan.

Ijen Golden Route diharapkan mengubah pola kunjungan wisata dari sekadar singgah menjadi pengalaman menyeluruh. Konsep ini menempatkan lereng Ijen sebagai destinasi yang hidup, dengan integrasi antara penginapan, kuliner, event, dan destinasi alam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Banyuwangi, Mohammad Yanuarto Bramuda, menyebut rute emas ini sebagai simbol koneksi yang mulus. Ia menegaskan, branding baru ini diharapkan menggeser narasi pariwisata Banyuwangi.

“Selama ini, banyak yang hanya fokus pada Kawah Ijen. Dengan konsep ini, para pelaku wisata ingin menawarkan lebih dari sekadar lokasi, melainkan sebuah pengalaman yang kaya dan terintegrasi. Hal ini diharapkan bisa menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak,” ungkap Bramuda, Minggu (14/9/2025).

Sebagai langkah awal, konser Musik Tepi Sawah akan digelar di Teras Hotel Ijen pada 29 September 2025. Konser dengan latar sawah ini dirancang sebagai diferensiasi kuat dibanding pertunjukan musik biasa.

“Dengan nuansa alam dan hamparan sawah serta perpaduan musik dan alam menjadi selling point utamanya,” ucap Bramuda.

Acara ini akan menampilkan grup musik legendaris Letto, yang dikenal dengan lagu-lagu puitis mereka. Penampilan Letto diharapkan menghadirkan suasana syahdu yang serasi dengan alam Ijen.

Tak hanya itu, Neo Jibles—band yang kerap membawakan lagu-lagu Koes Plus—juga akan meramaikan panggung. Kolaborasi ini dinilai mampu menarik segmen penonton lintas generasi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa sinergi ini menjadi magnet baru bagi pariwisata daerah. Ia menambahkan pentingnya kerja sama antar-pemangku kepentingan untuk kesuksesan Ijen Golden Route.

“Tentu mereka berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas pengalaman yang dirasakan wisatawan, sehingga berdampak positif pada perekonomian lokal,” ungkap Ipuk.

Selain konser, Ijen Golden Route juga memuat berbagai event unggulan. Di antaranya sport tourism seperti International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Ijen Green Trail Run, Banyuwangi Blue Fire Ijen Kom, dan Banyuwangi Ijen Geopark Downhill. Tak ketinggalan, seni budaya seperti Meras Gandrung Terakota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....