Waspada Lonjakan Penyakit Akibat Cuaca Ekstrem di Jember
- 29 Jan 2026 11:03 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Warga Jember diminta waspada lonjakan penyakit saat cuaca ekstrem. Hal ini menyusul potensi puncak musim hujan di wilayah Tapal Kuda.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Jember, dr. Rita Wahyuningsih memberikan peringatan. Ia menyebut kasus ISPA, diare, dan DBD saat ini terus meningkat.
"Kelompok paling rentan adalah balita, lansia, dan orang dewasa produktif," katanya. Hal ini disampaikan dalam dialog Jember Menyapa di RRI Jember, Senin 26 Januari 2026.
Dr. Rita menekankan pentingnya menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat. Selain itu, kebersihan lingkungan menjadi kunci utama mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Wakil Direktur RSUD Dr. Subandi, dr. Firah Diansyah melaporkan rujukan meningkat. Mayoritas pasien datang dengan keluhan pernapasan dan gangguan pencernaan akut.
Rumah sakit telah menyiapkan sistem rujukan terpadu guna menangani pasien. "Masyarakat Jember bisa berobat gratis hanya dengan membawa KTP," jelasnya.
Akademisi Unej, Dewi Rokhman mengungkapkan jika memang penyakit akibat cuaca ekstrim yang sudah disampaikan dr. Rita dan dr. Firah juga bisa dikaitkan dengan perilaku dan lingkungan.
“Supaya mengantisipasi lonjakan penyakit tadi, kita bisa mencegah dengan perilaku priventif masyarakat kita, lebih disiplin ketika aktifitas diluar ruangan bisa menggunakan masker dan juga rajin mencuci tangan.” Ujar Dewi.
Kepala BMKG Banyuwangi, Teguh Tri Susanto memprediksi cuaca ekstrem berlanjut. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari 2026 mendatang.
Masyarakat diimbau rutin memantau informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG. Upaya pencegahan mandiri sangat penting menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....