Melihat Produksi Gula Semut Organik Lereng Gunung Ijen Banyuwangi

  • 04 Feb 2024 15:28 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Produk gula semut organik, produksi warga lereng Gunung Ijen, tepatnya di Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, mulai digemari masyarakat menengah keatas. Produksi gula semut organik "Tetes Seludang" mulai digemari seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Produk gula semut di dusun Wonokusumo, merupakan industri rumahan, yang melibatkan sekitar 20 petani nira dan 15 pengrajin yang tergabung dalam kelompok tani Makmur Bersama. Proses pembuatan gula semut dusun ini seluruhnya dilakukan secara organik, sesuai dengan SOP (standard operating procedure), mulai dari persiapan bahan baku, pemasakan, kristalisasi, pengayakan, pengeringan, hingga pengemasan dilakukan secara organik dan higienis.

Ahmad Fauzan Salah satu pengerajin gula semut mengaku produksi gula semut organik, warga Telemung, banyak diminati oleh warga luar Banyuwangi, karena memang prosesnya industri rumahan dan tanpa mengunakan bahan kimia. Menurut Fauzan, rata-rata satu pengrajin mampu menghasilkan sekitar 5 kg gula semut per hari, atau sekitar 75 kg gula semut yang diproduksi didusun Wonokusumo.

"Proses pembuatan sudah ada standartnya. Semua dilakukan secara organik tanpa bahan kimia atau non sodium metabisulfit, sehingga banyak digemari masyarakat, utamanya luar Banyuwangi" ungkap Ahmad Fauzan, Minggu (4/2/2024).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi proses kreatif warga dusun ini, yang menjual olahan kelapa/aren dalam produk jadi seperti gula semut, sehingga nilai ekonomisnya meningkat. Untuk mendukung industri kreatif para petani dan pengrajin di dusun ini, Pemkab Banyuwangi telah memberikan pelatihan-pelatihan, dan memfaslitasi sertifikasi halal dan PIRT.

"Saya sudah coba, rasanya enak, manisnya kerasa, dan yang penting banyak manfaat untuk kesehatan," ungkap Bupati Ipuk, Minggu (4/2/2024).

Selain gula semut, warga desa Telemung juga memproduksi gula jawa dan varian gula organik lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....