BEC 2026 Diproyeksi Dongkrak Omzet Pedagang Kecil Banyuwangi

  • 16 Jul 2026 11:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 diproyeksikan kembali mendongkrak omzet pelaku usaha kecil di Banyuwangi. Menjelang penyelenggaraan parade budaya pada Sabtu 18 Juli 2026, sejumlah pedagang mulai menambah stok dagangan dan menyiapkan lapak tambahan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Pengalaman penyelenggaraan BEC pada tahun-tahun sebelumnya membuat para pedagang optimistis pendapatan mereka akan meningkat. Tidak hanya pedagang di sepanjang rute karnaval, pelaku usaha di kawasan wisata juga berharap mendapat limpahan rezeki dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Pedagang telur gulung di Jalan Letjen Sutoyo, Iwan, mengaku selalu merasakan peningkatan penjualan setiap BEC digelar. Karena itu, tahun ini ia kembali menambah stok dagangan dan membuka lapak keliling di sekitar lokasi yang dipadati penonton.

"Kalau ada event BEC pasti ramai, pendapatan yang kami dapat juga naik dua kali lipat. Tahun lalu saat BEC berlangsung mampu meraih omzet sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu dalam sehari, " ujar Iwan, Rabu 15 Juli 2026.

Hal senada disampaikan Tia, pedagang minuman es di kawasan Jalan Letjen Sutoyo. Ia mengaku selalu membuka dua titik penjualan saat BEC berlangsung karena jumlah pembeli meningkat sejak pagi hingga malam.

"Biasanya omzet sekitar Rp1 juta, kalau BEC bisa lebih dari itu. Persiapan jualan juga kami tambah karena pengunjung selalu ramai," ucap Tia.

Sementara itu, pemilik warung di Desa Wisata Tamansuruh, Mbok Sulik, menilai setiap agenda besar di Banyuwangi selalu membawa dampak positif bagi usaha masyarakat. Meningkatnya jumlah wisatawan membuat penjualan makanan dan minuman ikut terdongkrak.

"Banyak orang datang ke Banyuwangi, menginap dan berwisata sehingga dagangan saya laku. Ini yang selalu ditunggu pedagang seperti saya," ujar Sulik.

BEC 2026 akan digelar pada Sabtu 18 Juli 2026 mulai pukul 13.00 WIB dengan rute sepanjang sekitar dua kilometer di kawasan jalan protokol Banyuwangi. Tahun ini BEC mengusung tema "Perang Bayu" yang mengangkat kisah perjuangan heroik rakyat Blambangan melawan VOC pada abad ke-18.

Selain parade budaya, Pemkab Banyuwangi juga menggelar rangkaian BEC Week pada 16-19 Juli 2026. Berbagai agenda seperti Sekarkijang Creative Fest (SCF), festival UMKM, kompetisi kreatif, hingga event lari diharapkan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....