Anak Banyuwangi Tampil Memukau di Fashion Lorong Bambu
- 17 Okt 2025 22:20 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Suasana area Lorong Bambu Gesibu Blambangan, Jumat sore (17/10/2025), tampak meriah. Puluhan anak tampil percaya diri di atas catwalk dalam ajang Fashion Lorong Bambu, bagian dari rangkaian Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025.
Mereka memamerkan busana batik kasual dengan motif “Wader Kesit”, rancangan desainer lokal maupun hasil kreasi orang tua mereka. Meski masih anak-anak, gaya mereka di panggung tampak luwes dan penuh percaya diri, layaknya peragawati profesional.
Jeselin, gadis cilik berusia empat tahun, menjadi salah satu peserta termuda yang berhasil menarik perhatian juri. Ia berhasil meraih juara dua untuk kategori PAUD–TK.
“Tidak takut. Senang bisa tampil fashion show di sini,” ucap Jeselin polos usai tampil di panggung.
Ibunya, Bella Donna, mengaku bangga dengan kesempatan anaknya tampil dalam ajang tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini bisa menjadi ruang bagi anak-anak mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri sejak dini.
“Senang karena Banyuwangi banyak memberi wadah untuk anak-anak menampilkan talentanya. Baru empat bulan ikut modeling, tapi sudah berani tampil di panggung. Semoga ajang seperti ini terus ada,” kata Bella, Jum'at (17/10/2025).
Bella juga menggandeng desainer lokal Banyuwangi untuk membuat busana batik anaknya. “Saya penasaran bagaimana kain batik bisa jadi busana kasual anak. Ternyata hasilnya bagus dan menarik,” ucap Bella.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, kegiatan Fashion Lorong Bambu menjadi salah satu cara memperkenalkan batik khas Banyuwangi kepada generasi muda. Fashion Lorong Bambu menjadi pembuka rangkaian kegiatan Banyuwangi Batik Festival 2025, yang juga dimeriahkan dengan lomba mencanting, lomba mewarnai, dan peragaan busana desainer batik Banyuwangi pada Sabtu malam (18/10/2025).
“Anak-anak perlu dikenalkan pada batik sejak dini agar mereka bangga memakai produk lokal. Ajang ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bagian dari upaya melestarikan batik Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.
Sementara itu, wisatawan asal Prancis, Mathieu, yang turut menonton peragaan busana tersebut mengaku terkesan dengan antusiasme peserta cilik.
“Bagus sekali. Anak-anak tampil alami dan percaya diri memakai batik. Saya suka suasananya yang hangat,” ujar Mathieu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....