Jangan Mencela Hujan!

  • 14 Jan 2025 16:54 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Sebagian orang mengeluh saat turun hujan. Bisa dikarenakan acara mereka harus tertunda atau dibatalkan, kondisi jalanan basah dan berlumpur atau membuat pakaian mereka menjadi tidak kering, dan alasan-alsan lainnya. Mencela hujan berarti mencela ketetapan Allah SWT, padahal apa pun yang Allah turunkan pasti memiliki hikmah dan kebaikan. Di sisi lain, hujan adalah salah satu bentuk rahmat Allah SWT yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan di bumi. Dalam Islam, hujan dianggap sebagai berkah yang membawa kebaikan, menyuburkan tanah, menghidupkan tanaman, dan memenuhi kebutuhan air bagi makhluk hidup.

Hujan, meskipun terkadang membawa tantangan seperti banjir, juga membawa manfaat besar yang tidak dapat kita hitung sepenuhnya. Sebagai manusia, kita diperintahkan untuk bersyukur atas setiap nikmat, termasuk hujan, dan berusaha memanfaatkan nikmat tersebut sebaik mungkin.

Allah SWT berfirman: "Dan Kami turunkan dari langit air yang diberkahi, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang dapat dipanen." (QS. Qaf: 9).

Rasulullah SAW mengajarkan doa "Allahumma shoyyiban nafi‘an." (Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat). (HR. Bukhari).

Mengutip dari laman rumaysho.com, terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

Dua do’a yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....