Chelsea Pitch Owners, Fans "Pemilik" Stamford Bridge

  • 20 Mei 2026 05:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Keputusan Roman Abramovich untuk menjual klub sepak bola Chelsea FC sempat mengejutkan dunia sepak bola. Namun di balik kabar tersebut, ada fakta unik yang jarang diketahui publik yakni calon pemilik baru Chelsea ternyata belum tentu otomatis memiliki stadion Stamford Bridge maupun nama klub secara penuh.

Dilansir dari football.london, hak kepemilikan Stamford Bridge dan nama Chelsea FC berada di tangan sebuah kelompok bernama Chelsea Pitch Owners (CPO), organisasi yang dimiliki ribuan suporter The Blues dari berbagai negara.

Chelsea Pitch Owners adalah perusahaan yang memegang hak kepemilikan (freehold) atas stadion Stamford Bridge sekaligus nama Chelsea FC. Organisasi ini dibentuk untuk melindungi masa depan markas Chelsea agar tetap menjadi rumah klub di masa mendatang.

Kelompok ini terdiri dari lebih dari 23 ribu lembar saham yang dimiliki sekitar 13 ribu penggemar Chelsea di seluruh dunia. Dengan kata lain, para fans memiliki bagian kecil dari klub melalui sistem kepemilikan saham tersebut. CPO pertama kali dibentuk oleh mantan pemilik Chelsea, Ken Bates, setelah klub membuat perjanjian terkait hak sewa Stamford Bridge pada awal 1990-an.

Pada saat itu, Chelsea ingin memastikan Stamford Bridge tidak berpindah fungsi atau dijual untuk kepentingan lain. Karena itu, hak kepemilikan stadion dialihkan ke Chelsea Pitch Owners demi menjaga identitas klub tetap melekat dengan stadion bersejarah tersebut. Sebagai gantinya, Chelsea mendapatkan hak sewa stadion selama 199 tahun dengan biaya nominal yang sangat kecil. Slogan kelompok ini pun cukup kuat: “Our History, Our Future, Our Home.”

Mantan kapten Chelsea, John Terry menjabat sebagai presiden Chelsea Pitch Owners. Beberapa nama besar lain seperti Marcel Desailly, Dennis Wise, hingga Jimmy Floyd Hasselbaink juga menjadi wakil presiden organisasi tersebut. Bahkan mantan pelatih Chelsea Thomas Tuchel dan Jose Mourinho tercatat sebagai pemegang saham bersama ribuan fans lainnya. Bahkan mantan pelatih Chelsea seperti Thomas Tuchel dan Jose Mourinho tercatat sebagai pemegang saham bersama ribuan fans lainnya.

Keberadaan CPO menjadi faktor penting dalam proses pengambilalihan Chelsea. Sebab, jika pemilik baru ingin memindahkan stadion atau mengganti identitas tertentu, mereka membutuhkan persetujuan para pemegang saham.

Hal ini pernah terjadi pada 2011 ketika Roman Abramovich mencoba membeli Chelsea Pitch Owners agar lebih mudah mencari opsi stadion baru di luar Stamford Bridge, seperti kawasan Earls Court dan Battersea. Namun upaya itu gagal karena hanya mendapat dukungan 61,6 persen pemegang saham, padahal syarat minimalnya adalah 75 persen. Artinya, suara para suporter benar-benar memiliki pengaruh besar terhadap masa depan klub.

Pakar finansial sepak bola Kieran Maguire menyebut kapasitas Stamford Bridge menjadi salah satu tantangan terbesar bagi calon investor baru Chelsea. Saat ini banyak klub besar Inggris memiliki stadion berkapasitas lebih dari 60 ribu penonton, sementara Stamford Bridge dianggap tertinggal dalam hal kapasitas dan potensi pemasukan. Namun membangun stadion baru di London bukan perkara mudah. Selain biaya yang sangat besar, proses perizinan dan pencarian lahan juga menjadi tantangan tersendiri.

Menurut situs resmi Chelsea Pitch Owners, saham bisa dibeli mulai dari 100 poundsterling ditambah biaya administrasi. Tersedia juga versi premium dengan bingkai atau tanda tangan pemain. Melalui sistem ini, para pendukung Chelsea bukan hanya sekadar fans, tetapi juga ikut menjaga sejarah dan identitas klub yang mereka cintai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....