Mantan Manajer Kritik Persewangi, Soroti Menurunnya Fanatisme dan Pembinaan
- 07 Mei 2026 08:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kritik terhadap manajemen Persewangi Banyuwangi kembali mencuat. Mantan Manajer Persewangi, Iwan Rudianto, menilai pengelolaan klub belum menyentuh aspek mendasar, yakni membangun keterlibatan masyarakat dan fanatisme suporter.
Hal itu disampaikan Iwan dalam Podcast 90 Menit Banyuwangi. Menurutnya, komunikasi antara manajemen dan para pemangku kepentingan sepak bola di Banyuwangi masih lemah.
“Stakeholder harus dilibatkan dalam setiap agenda. Kalau tidak, rasa memiliki terhadap klub tidak akan tumbuh,” ujar Iwan, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menegaskan, Persewangi Banyuwangi bukan hanya milik manajemen, melainkan milik masyarakat Banyuwangi. Karena itu, dukungan publik harus dibangun melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain soal komunikasi, Iwan juga menyoroti belum optimalnya pengelolaan potensi pemain lokal. Banyuwangi yang dikenal sebagai daerah penghasil talenta sepak bola dinilai belum mampu memaksimalkan sumber daya tersebut untuk kepentingan klub.
“Banyak pemain Banyuwangi berkembang di luar daerah. Ini menunjukkan pembinaan di dalam belum maksimal,” katanya.
Iwan mengingatkan, Banyuwangi pernah melahirkan sejumlah pemain yang mampu menembus level nasional. Namun tanpa pembenahan manajemen dan pembinaan yang serius, potensi tersebut dikhawatirkan sulit berkembang.
“Potensi sudah ada, tinggal bagaimana dikelola. Kalau tidak serius, sulit bagi Persewangi untuk kembali berjaya,” Ungkap Iwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....