Pembinaan Usia Dini BerkelanjutanJadi Kunci Kebangkitan Sepak Bola Banyuwangi

  • 26 Apr 2026 07:58 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kebangkitan sepak bola Banyuwangi dinilai harus dimulai dari pembinaan usia dini yang berkelanjutan serta didukung sistem pencarian bakat yang terstruktur. Para legenda sepak bola Banyuwangi menilai langkah ini penting untuk menjaga regenerasi pemain lokal agar tidak terputus.

Hal tersebut disampaikan mantan pemain Persebaya Surabaya asal Banyuwangi, Bagong Iswahyudi, dalam diskusi “Meracik Tim Ideal Banyuwangi” di Hedon Estate, Sabtu, 25 April 2026. Ia menyebut potensi pemain muda Banyuwangi tersebar luas dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain.

“Potensinya ada dan bagus. Tinggal bagaimana kita memberi ruang agar mereka bisa berkembang,” ujar Bagong, Sabtu 25 April 2026.

Menurutnya, ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur menjadi bukti bahwa pemain muda Banyuwangi mampu bersaing di level provinsi. Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan agar pemain tidak berhenti setelah kompetisi pelajar.

“Harus ada jalur lanjutan setelah itu, supaya pemain tidak hilang begitu saja,” ucap Bagong.

Ia menambahkan, Persewangi dan Baruna Nusantara harus menjadi wadah utama bagi talenta lokal untuk naik ke level profesional. Dengan sistem pembinaan yang jelas, klub dapat menjadi pusat pengembangan pemain daerah.

Sementara itu, legenda Arema FC, Imam Hambali, menilai pentingnya membangun identitas tim berbasis kearifan lokal sebagai fondasi kekuatan Persewangi. Menurutnya, karakter tim akan memperkuat ikatan emosional antara pemain dan daerahnya.

“Persewangi harus punya karakter. Pemain harus merasa memiliki tim ini sebagai bagian dari daerahnya,” tutur Imam.

Ia juga menekankan bahwa pencarian bakat tidak boleh terbatas di wilayah tertentu, melainkan harus menjangkau seluruh pelosok Banyuwangi. Dengan cara itu, potensi pemain yang selama ini tersembunyi dapat terangkat.

“Dari selatan sampai utara Banyuwangi, pasti ada talenta. Tinggal bagaimana kita serius membinanya,” ujar Imam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....