Jersey Belgia Terinspirasi Seni Surealisme René Magritte

  • 30 Mar 2026 23:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Federasi sepak bola Belgia menghadirkan sentuhan seni dalam dunia olahraga dengan merilis jersey tandang terbaru tim nasional pria yang terinspirasi dari seniman surealis ternama, René Magritte. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Belgia merayakan warisan budaya nasional menjelang ajang Piala Dunia.

Dilansir dari apnews.com, jersey berwarna biru muda tersebut dipadukan dengan pola merah muda dan detail hitam, serta motif yang terinspirasi dari elemen sepak bola seperti garis lapangan dan bola. Sesuai dengan tema surealisme, desain ini dibuat untuk memancing imajinasi sekaligus percakapan publik.

Salah satu detail paling mencolok terdapat pada bagian kerah yang bertuliskan “This is not a jersey.” Kalimat ini merupakan penghormatan terhadap karya ikonik Magritte, The Treachery of Images, yang menampilkan gambar pipa dengan tulisan terkenal “Ceci n’est pas une pipe” atau “Ini bukan pipa”. Melalui pendekatan tersebut, jersey ini tidak hanya menjadi perlengkapan olahraga, tetapi juga medium ekspresi seni yang sarat makna.

Tim nasional Belgia, yang dikenal dengan julukan Red Devils, memang kerap mengangkat unsur budaya dalam desain kostum mereka. Pada ajang UEFA European Championship 2024, misalnya, mereka menghadirkan desain yang terinspirasi dari karakter komik Tintin karya kartunis Belgia Hergé. Jersey terbaru ini debut saat laga persahabatan melawan Amerika Serikat pada 28 Maret lalu di Atlanta.

Sementara itu, mengutip moma.org, René Magritte dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam aliran surealisme. Ia kerap menghadirkan objek sehari-hari seperti awan, pipa, topi bowler, dan apel dalam konteks yang tidak biasa, sehingga memunculkan kesan ganjil sekaligus menggugah pemikiran.

Magritte mulai mengembangkan gaya khasnya pada akhir 1920-an, dengan pendekatan figuratif yang sangat detail namun penuh teka-teki visual. Salah satu karyanya, The False Mirror, menampilkan mata manusia dengan iris berupa langit berawan, mengaburkan batas antara pengamat dan yang diamati.

Melalui karya-karyanya, Magritte berusaha mempertanyakan hubungan antara realitas, bahasa, dan persepsi. Ia kerap memisahkan objek dari namanya untuk menunjukkan bahwa bahasa tidak selalu merepresentasikan kenyataan secara mutlak.

Perpaduan antara seni dan sepak bola dalam jersey terbaru Belgia ini menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk di lapangan hijau. Tidak sekadar seragam, desain tersebut menjadi simbol identitas sekaligus penghormatan terhadap salah satu seniman paling berpengaruh dalam sejarah Belgia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....