Persewangi Tekuk Persebo Tiga Gol Tanpa Balas

  • 13 Des 2025 21:53 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Persewangi Banyuwangi menang telak 3-0 atas Persebo Muda 1964 pada laga kedua Grup K Liga 4 Jawa Timur di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu (13/12/2025). Tiga gol Laskar Blambangan dicetak Bayu Mahardika pada menit ke-36, Anis Mujiono menit ke-43, dan Teddy Galih menit ke-48.

Sejak awal laga, Persewangi yang membutuhkan kemenangan langsung menekan pertahanan Persebo. Serangan bertubi-tubi yang dibangun Anis Mujiono dan kawan-kawan sempat mengalami kesulitan menembus lini belakang Persebo yang tampil disiplin di bawah komando Firman Setiawan.

Kran gol Persewangi akhirnya terbuka pada menit ke-36. Bayu Mahardika mencetak gol pembuka melalui tendangan terukur usai memanfaatkan umpan lambung dari Aron Steven. Persewangi kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-43 lewat eksekusi tendangan bebas kapten tim Anis Mujiono. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persewangi kembali menambah gol. Baru tiga menit pertandingan berjalan, pemain belakang Teddy Galih mencetak gol ketiga melalui sontekan jarak dekat berkat posisi yang tepat di area pertahanan lawan.

Pelatih Kepala Persewangi, Francis Reynald Wewengkang, bersyukur timnya mampu meraih poin penuh pada laga kedua tersebut. Ia menilai anak asuhnya tampil lebih tenang dibandingkan pertandingan sebelumnya.

“Mereka bermain lebih baik dan mampu mengonversi peluang menjadi gol,” ujar Francis.

Francis mengungkapkan dirinya melakukan rotasi pemain, termasuk menempatkan Anis Mujiono untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Samsul Arifin. Ia menilai progres tim cukup positif dari laga pertama hingga laga kedua.

“Mudah-mudahan di pertandingan ketiga performa semakin meningkat. Target kami menang dan sapu bersih,” ucap Francis.

Sementara itu, Manajer Persebo Muda 1964, Subangkit Adiputra, mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Menurutnya, sebelum gol pertama Persewangi tercipta, terjadi pelanggaran yang tidak terlihat oleh wasit.

“Kami tetap punya harapan di pertandingan ketiga. Laga melawan PSSS Situbondo menjadi pertandingan hidup mati,” ujar Subangkit.

Ia mengatakan sejumlah pemain inti ditarik lebih awal untuk menjaga kondisi fisik jelang laga penentuan. Subangkit berharap penjaga gawangnya dapat pulih dan kembali tampil.

“Mudah-mudahan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan kiper kami bisa bermain di pertandingan ketiga,” tutur Subangkit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....