Persewangi Gandeng Anak Disabilitas Jadi Player Escort

  • 02 Des 2025 19:42 WIB
  •  Jember

KBRN, Banuwangi: Launching tim Persewangi Banyuwangi berlangsung meriah di Stadion Diponegoro, Minggu (30/11/2025) malam. Ada momen menarik ketika para pemain Persewangi dan Baruna Nusantara memasuki lapangan dengan menggandeng player escort yang merupakan anak-anak penyandang disabilitas.

Anak-anak tersebut tampak bahagia berjalan bersama para pemain di tengah lapangan, disaksikan ribuan pecinta sepak bola yang memadati stadion.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kepedulian Persewangi yang melibatkan anak-anak disabilitas sebagai player escort. Menurutnya, langkah ini memberi ruang tampil yang membanggakan bagi mereka.

“Saya berterima kasih kepada Persewangi yang telah peduli dengan anak-anak kami,” kata Ipuk, Minggu (30/11/2025).

Ipuk menambahkan, momentum ini bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional. Persewangi dinilai memanfaatkan momen tersebut dengan memberikan panggung bagi anak-anak disabilitas.

“Saya rasa ini adalah panggung bagi anak-anak disabilitas, mereka pasti bangga,” ujar Bupati Ipuk.

Chief Operating Officer Persewangi, M. Syarif Hidayatullah, mengatakan bahwa musim ini Persewangi memang berkomitmen menghadirkan player escort dari kalangan disabilitas. Anak-anak tersebut mendampingi para pemain Persewangi dan Baruna dalam laga persahabatan.

“Kami ingin musim ini menggunakan player escort dari adik-adik disabilitas. Di acara launching ini kami mengajak mereka untuk tampil,” ucap Syarif.

Syarif menegaskan, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa sepak bola, khususnya di Banyuwangi, merupakan milik semua. Menurutnya, sepak bola tidak hanya soal pertandingan, menang, atau kalah, tetapi juga soal nilai sosial.

“Ini menyampaikan pesan bahwa siapapun berhak men-support Persewangi,” ujar Syarif.

Pendamping anak-anak disabilitas yang menjadi player escort, Ghina Arifah, mengatakan anak-anak sangat antusias ketika mendapat kesempatan mendampingi para pemain. Kebetulan, 3 Desember akan diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan Persewangi,” ungkap Ghina.

Total ada 22 anak disabilitas yang terlibat sebagai player escort. Mereka berasal dari SLBN Banyuwangi, SLBN Taman Agung, dan SLB PGRI Cluring.

Ghina menjelaskan, informasi mengenai keikutsertaan disampaikan sejak pekan lalu. Antusiasme anak-anak terlihat sejak awal, terutama setelah mereka diperlihatkan video contoh player escort. Bagi anak-anak disabilitas rungu, penjelasan diberikan menggunakan video visual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....