Jutaan Kubik Matrial Semeru Menumpuk di Aliran Sungai Berpotensi Bencana Alam Besar di Lumajang

  • 22 Sep 2024 21:47 WIB
  •  Jember

KBRN, Lumajang: Diperkirakan jutaan Kubik Matrial di bibir Gunung Tertinggi sepulau Jawa Semeru berpotensi membahayakan keselamatan ratusan dan bahkan jutaan warga.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Patria Dwi Hastiadi ketika dikonfirmasi RRI membenarkan adanya potensi bencana alam yang dimungkinkan sangat besar akan terjadi pada musim penghujan meskipun kondisi bencana tersebut tidak diharapkan.

"Analisa tersebut muncul menyusul saat ini sedimen matrial bekas erupsi dan lahar dingin Semeru yang membawa Matrial saat ini sedang menumpuk di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru baik di Das Rejali, Glidik Besuk Bang dan Besuk Sat,"Katanya Minggu (22/09/2024)

Terhitung sejak tahun 2020 hingga 2023 hampir setiap tahun selalu terjadi bencana erupsi Semeru terutama lahar dingin yang membawa Matrial Semeru kemudian berdampak buruk pada pemukiman warga dan bahkan sampai ada korban jiwa.

Kondisi demikian dimungkinkan karena tumpukan matrial baik Pasir maupun bebatuan menumpuk di setiap aliran sungai lahar Semeru.

Kondisi demikian juga diperparah dengan adanya oknum penambang nakal yang melakukan aktifitas penambangan tidak mengindahkan aturan teknis dengan cara tidak melakukan penambangan sesuai aliran lahar sehingga membentuk bendungan sehingga berpotensi terjadinya bencana alam.

Kalaksa BPBD Lumajang juga mengatakan, untuk itu harus adanya gerak cepat saat ini melalui pemerintah Pusat bersinergi dengan Pemerintah daerah dan Pemerintah Jawa Timur untuk melakukan normalisasi sungai aliran lahar dingin mulai hulu sampai hilir selain juga harus adanya perbaikan chek Dam yang telah rusak akibat ulah oknum penambang sedotan maupun upaya lain agar aliran lahar dingin Semeru ketika turun hujan bisa lancar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....