Kuliner Jenang Grendul, Tradisi Kearifan Lokal Masyarakat Jawa di Jember

  • 27 Agt 2024 23:29 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Memasuki bulan safar, Masyarakat Jawa di Jember Jawa Timur memperingati dengan selamatan dan membuat jenang Safar atau jenang Grendul.

Menurut Ramiati warga Desa Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember, rasa syukur dan harapan besar kebaikan tentu saja dianjurkan dalam agama islam dimana dalam memasuki bulan safar kali ini masyarakat muslim jawa membuat selamatan Jenang safar atau Jenang Grendul.

"Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap kali awal bulan safar dengan tujuan melestarikan budaya jawa dan sekaligus bentuk rasa syukur yang mendalam atas nikmat yang telah diberikan oleh Alloh SWT,"Jelasnya Selasa (27/08/2024)

Dengan membuat selamatan jenang safar atau jenang Grendul diyakini oleh masyarakat mampu menjadikan suatu kebaikan selalu sehat selamat dan dilimpahkan rejekinya.

Ramiati juga menyampaikan, selamatan biasanya dilakukan di Mushola maupun di Rumah - rumah kemudian dibagikan kepada para tetangga dan saudara terdekat sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Alloh SWT.

Dalam filosofi jenang Grendul safar sendiri memiliki makna jika manusia pada dasarnya adalah sama meskipun berbeda beda bentuknya dan akan terasa manis jika bisa bersatu kembali, kondisi demikian diwujudkan dalam bentuk jenang Grendul yang bulat - bulat dari bahan baku beras ketan yang kemudian dicampur dengan jenang warna coklat dan lengket sehingga memiliki rasa yang khas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....