FESyar 2024, Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah dan Industri Kopi
- 26 Agt 2024 08:01 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember menggelar Festival Ekonomi Syariah (FESyar) x Holistic Coffee Expo, di Lippo Mal, Minggu (25/8/2024). Acara tersebut menggabungkan elemen ekonomi dan keuangan syariah serta industri kopi dalam satu kegiatan festival yang meriah.
Kepala KPwBI Jember Gunawan mengatakan, ini merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah Sekarkijang. Salah satunya, mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah tersebut.
Acara puncak yang digelar di Lippo Mal itu, menjadi penutup serangkaian acara FESyar. Ia berharap, acara ini dapat memberikan kontribusi positif. Tidak hanya dalam promosi ekonomi syariah, tapi juga memperkenalkan inovasi dan kualitas industri kopi.
"Kegiatan sudah kami gelar sejak tanggal 17 Agustus lalu, dengan berbagai 16 event. Ini sebagai upaya untuk perluasan pasar dan volume usaha di wilayah Sekarkijang," kata Gunawan.
Menurutnya, perkembangan perekonomian syariah di wilayah Sekarkijang cukup potensial. Sehingga untuk memperluas akses dan pembiayaan UMKM, telah terjalin komitmen pembiayaan antara dua perbankan dengan nominal mencapai Rp710 juta.
"Dua perbankan itu yaitu BSI Kantor Cabang Jember dan Bank Jatim Syariah Kantor Cabang Jember dengan UMKM. Kami berharap, UMKM yang melakukan komitmen dengan perbankan ini, bisa mengembangkan usahanya," ujarnya.
Road to Fesyar 2024 ini, juga menggabungkan elemen kopi. Menurutnya, kopi salah satu komoditas unggulan di Jember dan sekitarnya, yang memiliki daya ekspor yang cukup tinggi. Sehingga terjalin komitmen bisnis matching antara 5 buyer dan 5 UMKM kopi, dengan nominal Rp1,17 miliar.
"Kami optimis bahwa ini baru angka awal, karena perkembangan produksi kopi di Jember semakin marak dan kualitasnya semakin bagus. Ini menjadi salah satu potensi ekonomi yang harus kita kembangkan bersama," kata dia.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto juga menyambut baik acara tersebut. Menurutnya, Bank Indonesia turut mengawal UMKM yang ada di wilayah Sekarkijang, yang bisa membawa perekonomian daerah lebih maju di era digital ini.
"Saya hanya berpesan satu, khususnya pelaku usaha yang sudah mendapatkan bisnis matching atau bantuan pembiayaan dari Bank Syariah. Kita harus support kegiatan ini, karena ini usaha mereka dari hulu ke hilir," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....