Puluhan Warga Luruk Rumah Kades Mrawan Jember
- 20 Agt 2024 03:48 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Puluhan warga Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember secara beramai-ramai mendatangi kediaman Kepala Desa Setempat, Senin (19/8/2024).
Kedatangan puluhan warga tersebut lantaran kecewa atas pembatalan sewa sound system horeg yang rencana hendak digunakan dalam pelaksanaan karnaval memperingati HUT RI ke 79. Aksi protes warga ke rumah kepala desa itu terekam dalam sebuah video hingga menyebar secara luas melalui pesan berantai.
"Persiapan sudah 99 persen, tapi secara tiba-tiba dibatalkan sehingga itu memicu warga kecewa," ungkap Abdur Rohman saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2024).
Menurutnya, warga secara swadaya ingin sewa sound system Brewog untuk acara karnaval di desanya. Diakui olehnya, niatnya itu sempat dilarang bahkan dirinya diajak musyawarah agar tidak mengundang atau menyewa sound system tersebut, karena dikuatirkan mengundang penonton yang bisa mencapai ribuan.
"Dari tiga bulanan lalu, saya berangkat untuk sewa sound system brewog dengan bayar uang muka 2 juta rupiah," kata Abdur.
"Lalu saya sampaikan ke warga, sound brewog tidak jadi datang. Lalu orang-orang mengajak ke rumah kades, dan saya kasi masukan tetapi tidak masuk, lalu berhamburan ke rumah Pak Kades," katanya.
Abdur mengatakan, dirinya sudah siap untuk menyewa dan mendatang sound system Brewog dengan nilai sewanya 48 juta rupiah.
"Karena surat pengantar dari polsek ke polres telat, dan takut terjadi pencurian, bentrok, tawuran, akhirnya tidak diperbolehkan sama Polres," jelasnya.
Sementara, Kepala Desa Mrawan Salim saat dihubungi selulernya menyampaikan, masyarakat kecewa karena sound brewog tidak dapat izin dari kepolisian.
"Karena tinggal satu hari (Dibatalkan), warga merasa kecewa. Sehingga datang ke saya musyawarah, tapi seakan-akan kita yang tidak memperbolehkan," jelasnya.
"Malam sabtu kemarin, sampai jam 11 dirumah. Tapi mau gimana lagi, tidak dapat izin dari Polres," tambahnya.
Akan tetapi, meskipun tidak jadi mendatangkan sound system itu, warga tetap ikut karnaval dengan menyewa sound system lain.
"Tapi kemarin sudah terobati dan ada gantinya. Semua ikut, tidak ada yang gak ikut karnaval," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....