Warga Jember Ditemukan Meninggal Di Dalam Sumur
- 14 Jul 2024 23:40 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Seorang perempuan paruh baya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia didalam sumur sedalam 2 meter milik salah satu warga di Desa/Kecamatan Semboro, Jember. Korban diketahui atas nama Sri Wahyuningsih (53), warga Dusun Semboro Kidul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RRI, peristiwa naas yang dialami korban terjadi pada sabtu malam (13/7/2024) sekitar pukul 18.30 wib. Korban pertama kali ditemukan oleh warga setelah sang suami sempat mencari dan menanyakan keberadaan korban kepada sejumlah warga sekitar.
Warga juga sempat mencari keberadaan dan memanggil-manggil korban namun tidak ditemukan. Korban baru diketahui setelah warga menemukan sepasang sandal yang ada di bibir sumur.
"Saya temukan sandal korban, dan saya lalu teriak dan ternyata benar yang bersangkutan telah loncat dan meninggal dalam sumur," kata warga sekitar lokasi kejadian, Minggu (14/7/2024).
Atas kejadian itu, warga langsung melapor kepada perangkat desa dan selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Sejumlah petugas dari Polsek Semboro yang tiba di lokasi kejadian langsung berupaya mengevakuasi korban bersama warga. Polisi juga mencari informasi dan keterangan dari sejumlah saksi atas kejadian tersebut.
"Kami datangi tempat kejadian perkara, lalu kami mencari tahu apa dan bagaimana hal itu terjadi.Dan kita dapati jika yang bersangkutan mengalami sakit menahun kangker payudara dan lambung," kata Aipda Yayang Pangestu Wijaya selaku Kanit Reskrim Polsek Semboro.
Diduga korban sengaja mengakhiri hidup lantaran depresi atas penyakit yang diderita tak kunjung sembuh. Korban sengaja bunuh diri setelah terlebih dahulu menunggu suami pergi tahlilan.
"Jadi suami pada waktu pergi tahlil, yang bersangkutan Langsung bunuh diri dengan cara loncat di sumur," jelasnya.
Atas meninggalnya korban, pihak keluarga mengaku menerima atas kejadian yang dialami korban murni sebagai musibah. Selain itu Kepolisian juga tidak menemukan adanya tanda- tanda yang mengarah terjadinya tindak pidana ataupun kekerasan di tubuh korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....