Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember, Begini Penjelasan BMKG

  • 04 Jun 2024 17:38 WIB
  •  Jember

KBRN,Jember: Fenomena awan berlubang terlihat di langit Jember, Selasa (4/6/2024). Fenomena unik itu mengundang rasa penasaran warga hingga sempat mengabadikan terbentuknya awan berlubang itu melalui kamera ponsel dan ramai diperbincangkan melalui media sosial.

Menyikapi fenomena unik tersebut, petugas Badan Meteorologi Klimatologis dan Geofisika (BMKG) Pos Meteorologi Jember, Akmal menjelaskan fenomena awan yang terjadi di lokasi tersebut merupakan awan yang biasa disebut dengan awan cavum. Atau dikenal juga dengan istilah awan celah melingkar, awan lubang jatuh dan awan lubang-lubang.

"Bentuk seperti celah pada awan itu paling sering ditemukan di lapisan awan altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus dan kemudian stratocumulus," ujarnya,Selasa (4/6/2024).

Menurut Akmal, Secara umum, lubang pada awan tersebut lebih tampak di lapisan altocumulus atau awan menengah yang terbentuk ketika pesawat terbang melalui lapisan awan kumuliform yang tipis dan memicu glasial.

"Galsial membuat partikel awan yang berubah dari tetesan air menjadi partikel es. Sehingga muncul seperti efek domino," imbuhnya.

Ditambahkan, efek domino pada awan ini menciptakan celah di awan, tempat partikel es turun di ketinggian, dan terkadang melengkung karena kecepatan angin yang berbeda di ketinggian yang berbeda-beda.

"Awan cavum dapat ditemukan di antara tiga jenis awan, yakni cirrocumulus, altocumulus, dan stratocumulus. Dalam ilmu cuaca awan tersebut bisa disebut sebagai Cirrocomulus Cavum, Altocomulus Cavum, dan Stratocomulus Cavum yang masing-masing disingkat menjadi Cc cav, Ac cav, dan Sc cav," katanya mengakhiri.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....