Jelang Kemarau : Yuk Kenalan Dengan Kabut Radiasi
- 13 Mei 2024 11:40 WIB
- Jember
KBRN, Jember : Fenomena kabut tipis menyelimuti Kawasan Jember beberapa waktu belakangan di pagi hari. Kabut ini disebut sebagai kabut radiasi, yang merupakan fenomena alam yang sering terjadi di musim kemarau.
Menurut Prakirawan BMKG Banyuwangi Gigik Nur Baskoro wilayah tapal kuda sudah mulai memasuki musim kemarau, " mendekati pertengahan Mei secara umum hampir merata memasuki musim kemarau, masyaakat tetap harus waspada terhadap potensi cuaca yang berubah mendadak akibat awan konvektif" kataya.
Kabut radiasi terbentuk akibat pendinginan permukaan bumi secara cepat pada malam hari. Ketika suhu udara di dekat permukaan tanah lebih dingin dibandingkan dengan udara di atasnya, uap air di udara mengalami kondensasi dan berubah menjadi partikel-partikel kecil air, yang kemudian membentuk kabut.
Fenomena kabut radiasi ini biasanya terjadi di daerah dataran rendah dengan vegetasi yang minim, seperti sawah, padang rumput, dan lapangan. Hal ini karena di daerah tersebut, panas matahari lebih mudah dilepaskan ke atmosfer pada malam hari, sehingga menyebabkan pendinginan permukaan bumi yang lebih cepat.
Kabut radiasi umumnya tidak berbahaya dan akan menghilang dengan sendirinya saat matahari mulai terbit dan udara mulai menghangat. Namun, kabut ini dapat menyebabkan jarak pandang terbatas, sehingga perlu diwaspadai oleh pengguna jalan.
Berikut beberapa tips aman saat berkendara di pagi hari saat terjadi kabut radiasi:
- Nyalakan lampu kabut dan lampu utama kendaraan.
- Kurangi kecepatan kendaraan.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
- Berhati-hatilah saat melewati tikungan dan persimpangan jalan.
- Hindari berkendara ugal-ugalan.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, kabut radiasi di Kota Jember dan sekitarnya diperkirakan akan berangsur-angsur menghilang pada siang hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....