DPRD Jember Setujui Rencana Suntik Modal PDP Kahyangan

  • 10 Agt 2023 20:49 WIB
  •  Jember


KBRN, Jember: Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan yang memohon penyertaan modal akhirnya memperoleh pintu masuk persetujuan politik dari DPRD Jember Rabu (9/8/2023).

Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang membahas Raperda tentang Penyertaan Modal PDP Kahyangan menyetujui perusahaan daerah milik Pemkab Jember agar mendapat suntikan modal senilai total Rp83 miliar.

Wakil Ketua Pansus, David Handoko Seto mengungkapkan bahwa sikap tersebut merupakan hasil dari serangkaian proses pembahasan yang mengkaji kondisi PDP Kahyangan. Penyertaan modal sebagai langkah penyelamatan perusahaan itu dari potensi mengalami kebangkrutan.

Penyertaan modal bakal diberikan secara bertahap melalui APBD Jember selama 5 tahun ke depan. Fase pertama di tahun 2023 terlebih dahulu disuntikkan modal senilai Rp15 miliar.

"Untuk yang tahun ini rencananya akan diberikan permodalan awal yang nilainya sekitar Rp15 miliar. Kita support penuh agar perusahaan semakin sehat, sehingga bisa kembali menyumbang PAD" ujar David Handoko Seto Rabu (9/8/2023).

Sejak PDP Kahyangan berdiri pada tahun 1969 setidaknya tercatat telah menyumbang ke pendapatan asli daerah (PAD) Jember sebesar Rp100 miliar. Tapi diperlakukan dengan tidak sebagaimana mestinya.

David mengatakan, jika kondisi demikian tidak tertangani maka akan membuat PDP Kahyangan gulung tikar. Dampaknya tentu berimbas pada hilangnya pekerjaan bagi sekitar 1.200 orang buruh.

Menurutnya penyertaan modal sebagai jalan terbaik memulihkan PDP Kahyangan. DPRD melakukan upaya menyiapkan beleid sebagai bentuk legitimasi pencairan anggaran.

"Setelah pembahasan di internal Pansus selesai, berikutnya Raperda Penyertaan Modal ini bakal diteruskan ke Biro Hukum Provinsi Jawa Timur untuk proses fasilitasi. Nanti tinggal DPRD menggelar rapat paripurna agar menjadi Perda dan permodalannya bisa dicairkan" ujar David Handoko Seto.

Direktur PDP Kahyangan Jember, Sofyan Sauri merasa lega permohonan penyertaan modal dapat disetujui oleh Dewan. Ia berjanji bakal menggunakan dana segar penyertaan modal sebaik-baiknya melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan secara transparan.

"Salah satunya, kami telah memilki sertifikasi manajemen mutu ISO 9001 2015. Kemudian, pembenahan dan penertiban SDM fiktif, termasuk pembaharuan SOTK dengan analisis jabatan dan beban kerja. Jadi, kami memang memastikan dulu sistem manajemen terbangun, terbentuk dan diperbaiki sebelum menerima penyertaan modal ini" ujar Sofyan Sauri.

PDP Kahyangan memiliki karyawan sekitar 1.200 orang. Terbagi atas karyawan PKWT/PKWTT sebanyak 924 orang, ditambah tenaga borongan.

Adapun luasan total lahan HGU mencapai 3.800 hektar. Namun, untuk yang tergolong produktif baru sekitar 2.000-an hektar karena faktor kontur tanah dan topografi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....