Warga Bertanya Soal Peralihan Musim di Wilayah Jember, Ini Jawaban BMKG
- 07 Okt 2026 11:43 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah Jember pada awal Oktober menimbulkan pertanyaan apakah musim kemarau telah berakhir atau tidak. Salah satu pendengar bernama Aryo melaporkan hal ini kepada Halo RRI, Jumat, 7 Oktober 2026, mengingat hal ini ramai diperbincangkan oleh masyarakat.
Dalam wawancara singkat di Halo RRI Pro 1 RRI Jember, Rabu, 7 Oktober 2026, anggota BMKG Pos Jember, Hukama Nur Akmal, menjelaskan bahwa kondisi tersebut masih dapat terjadi meski wilayah Jember masih berada dalam periode musim kemarau. Ia menyebut pertumbuhan awan memang mulai meningkat pada Oktober, tetapi dinamika atmosfer yang terpantau menunjukkan musim kemarau masih berlangsung dan intensitas El Nino masih cukup kuat.
Hujan yang turun di beberapa wilayah seperti kawasan kota, Arjasa, dan Sumbersari disebut lebih dipengaruhi faktor lokal. Karena itu, hujan dengan durasi singkat dan cakupan wilayah terbatas belum dapat dijadikan patokan bahwa musim telah memasuki masa peralihan.
Menurutnya, peralihan musim di Jember diperkirakan baru mulai terjadi pada akhir Oktober hingga awal atau pertengahan November. “Dalam beberapa hari ke depan, tiga hingga lima hari ke depan mungkin ada potensi hujan ringan lokal lagi, namun potensinya masih kecil dan ringan lokal sesaat,” ujarnya.
Di sisi lain, awal Oktober memang menjadi periode ketika suhu udara di Jember cenderung lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya dalam setahun. Kondisi tersebut berkaitan dengan posisi matahari yang semakin mendekati titik kulminasi, yang diperkirakan terjadi sekitar 13–14 Oktober pada sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
Sementara itu, kondisi wilayah pesisir Jember dalam beberapa hari ke depan diperkirakan dominan cerah berawan hingga berawan. Masyarakat pesisir juga perlu memperhatikan kondisi laut karena tinggi gelombang diperkirakan dapat meningkat hingga kategori tinggi sekitar 2,5–4 meter, dengan kecepatan angin berkisar 25–30 knot.
Perubahan cuaca yang berlangsung secara bertahap membuat kondisi harian tidak selalu dapat menggambarkan perubahan musim secara keseluruhan. Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, kondisi tersebut juga menjadi alasan untuk tetap memperhatikan informasi cuaca dan menjaga kondisi tubuh, terutama ketika suhu siang terasa lebih panas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....