Hasil PDPB, Jumlah Pemilih Bertambah Menjadi 539.032 Orang
- 30 Sep 2026 20:43 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat jumlah pemilih bertambah 975 orang sehingga total menjadi 539.032 orang. Jumlah tersebut berdasarkan hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan III 2026.
Ketua KPU Kabupaten Situbondo, Hadi Prayitno mengatakan, pada hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan II 2026, jumlah pemilih di Situbondo, tercatat 538.057 orang dengan rincian pemilih laki-laki 259.184 orang dan pemilih peremluan 278.837 orang.
"Hari ini kami menggelar rapat pleno terbuka hasil PDPB triwulan III, jumlah pemilih bertambah menjadi 539.032 orang, sebanyak 259.685 pemilih laki-laki dan 279.347 pemilih perempuan," kata Hadi Prayitno, Rabu, 30 September 2026.
Hadi merinci jumlah perubahan data pemilih baru pada PDBP triwulan III tercatat ada 5.709 orang (potensial baru/pindah masuk), pemilih tidak memenuhi syarat atau TMS 4.735 orang (meninggal/pindah domisili).
"Untuk perbaikan data pemilih, mulai dari mengubah kartu keluarga, nama, tanggal lahir, status kawin, ada sebanyak 4.635 orang.
Bertambahnya jumlah pemilih tersebut didominasi oleh pemilih pemula yang telah genap berusia 17 tahun, serta warga yang kembali berdomisili di Situbondo setelah bekerja di luar daerah maupun luar negeri.
"Selama proses PDPB periode triwulan III, kami menerima saran perbaikan serta imbauan dari Bawaslu Situbondo yang dilampirkan dengan bukti dukung autentik. Kami telah menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan data sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1 tahun 2025," ungkap Hadi.
Pada periode triwulan III ini, KPU juga telah melaksanakan pencocokan terbatas atau coktas terhadap pemilih potensial baru, pemilih pindah masuk dan pemilih luar negeri. Coktas dilaksanakan di 11 desa, lima kecamatan.
"Setiap desa terdapat 15 pemilih yang menjadi sampling coktas. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir dan komprehensif," ucap Hadi Prayitno.
"Kami melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan setiap tiga bulan melalui koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan, Bakesbangpol, guna menjaga akurasi data pemilih," imbuh Hadi Prayitno.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....