Solusi Sehat tanpa Obat: Yoga untuk Detoks Jiwa di Jember
- 29 Sep 2026 17:31 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Di tengah tingginya ritme kehidupan modern yang berpotensi memicu stres dan kelelahan mental, olahraga yoga hadir sebagai metode pemulihan yang menyeluruh. Melalui program Obrolan Komunitas (OBRAS) di RRI Jember, praktik yoga diperkenalkan bukan sekadar gerakan fisik atau estetika visual di media sosial, melainkan sebagai bentuk detoksifikasi alami dari dalam diri untuk membersihkan racun pikiran, tingkat emosi, dan stres yang menumpuk.
Mentor Harmoni Yoga dan Happy Yoga Jember, Putu Waliana Yasa, menjelaskan bahwa konsep dasar yoga berakar pada disiplin diri, pengendalian pikiran, serta penyatuan antara tubuh, jiwa, dan hati. Menurutnya, posisi tubuh atau asanas hanyalah satu bagian dari delapan tahapan yoga. Olahraga ini memadukan pengaturan napas (pranayama) dan meditasi untuk mengolah saraf serta otot, sehingga membawa ketenangan mental sekaligus kekuatan fisik secara optimal.
"Yoga itu sebenarnya adalah disiplin diri, pengendalian pikiran, pengendalian hati jiwa, dan penyatuan. Gerakan-gerakan yang disebut asana atau pose itu adalah level ketiga. Nanti untuk menyempurnakan, kita masuk ke level empat namanya prana atau mengolah nafas, lalu naik ke meditasi," ujar Putu Waliana Yasa pada Kamis, 17 September 2026. Ia menambahkan bahwa latihan rutin minimal tiga kali seminggu sangat penting agar manfaat perbaikan fisik dan mental dapat dirasakan.
Manfaat nyata dari olahraga ini juga dirasakan langsung oleh para penggiatnya di Jember, salah satunya Sri Wahyuni atau yang akrab disapa Bunda Imas. Mengalami cedera sendi lutut akibat aktivitas olahraga bertahun-tahun, ia menemukan pemulihan setelah rutin mengikuti kelas yoga tanpa perlu bergantung pada obat-obatan medis maupun alat bantu penyangga (spalek). Selain kesehatan fisik, ia juga merasakan kestabilan emosi dan tekanan darah yang lebih terkontrol.
"Saya mengenal yoga baru satu tahun. Otot sendi saya yang pernah cedera dan pakai spalek kurang lebih 3 tahun, alhamdulillah sekarang lepas dari spalek tanpa konsumsi obat. Selain itu, dengan melatih tarik nafas dan meresapi, perlahan lahan emosional saya terkurangi dan tensi darah menjadi normal," ungkap Sri Wahyuni pada Kamis, 17 September 2026.
Komunitas yoga seperti Happy Yoga di Jember kini terus berkembang dengan puluhan anggota dari berbagai latar belakang usia, bahkan menjadi wadah saling mendukung antar sesama penyintas penyakit. Praktik ini dinilai berhasil menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa saling peduli, menjadikan yoga sebagai media inklusif untuk menyebarkan cinta kasih serta rasa persatuan di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....