Bupati Ipuk: Soekarno Run Jadi Sarana Edukasi Sosok Proklamator

  • 20 Sep 2026 11:01 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut Soekarno Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan sosok Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus Proklamator Kemerdekaan, Ir Soekarno, kepada generasi muda. Hal itu disampaikan saat membuka Soekarno Run di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Minggu, 20 September 2026.

Soekarno Run diikuti sekitar 4.900 peserta dari 26 provinsi di Indonesia. Ajang lari tersebut mempertandingkan kategori 21K, 10K, 5K, 3K, hingga 1K yang dikhususkan bagi siswa sekolah dasar.

Ipuk mengatakan kategori 1K sengaja dihadirkan agar anak-anak dapat mengenal Bung Karno sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Menurutnya, olahraga menjadi media efektif untuk menanamkan nilai kebangsaan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.

“Tujuan kita adalah ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, anak-anak kita, terkait siapa sosok Soekarno itu, Bapak Bangsa kita,” ujar Ipuk.

Selain perlombaan, panitia juga menghadirkan berbagai materi sejarah perjalanan Bung Karno di sepanjang area kegiatan. Informasi tersebut dipasang pada barikade, photo booth, dan sejumlah titik yang dapat diakses peserta maupun pengunjung.

“Ini juga bagian dari menggugah kembali anak-anak kita untuk cinta pada negara ini, nasionalisme ditumbuhkan,” katanya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan Soekarno Run dirancang tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga untuk membangun budaya hidup sehat di kalangan generasi muda. Menurutnya, olahraga menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah.

“Anak-anak muda harus kita ajak untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Melalui olahraga, kita ingin menanamkan semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah,” kata Said, Minggu 20 September 2026.

Menurut Ipuk, Soekarno Run dirancang sebagai event kolaboratif yang memadukan olahraga, edukasi, dan pariwisata. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah juga memberikan dampak bagi pelaku UMKM, sektor kuliner, perhotelan, hingga transportasi di Banyuwangi.

“Event seperti ini mendukung sport tourism di Banyuwangi yang sangat berdampak ke perekonomian lokal. Terima kasih kepada ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....