Jembatan Koncer Kembali Berlubang, Petugas Pasang Garis Polisi

  • 20 Sep 2026 18:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Badan jalan di Jembatan Koncer, Kabupaten Bondowoso, kembali berlubang setelah kendaraan bertonase besar masih melintas di jalur tersebut. Padahal, rambu pembatas telah dipasang dan sejumlah titik juga telah diberi police line untuk mengantisipasi risiko bagi pengguna jalan.

Kerusakan kali ini berada di titik berbeda dari bagian jembatan yang sebelumnya telah ditangani. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, terlebih setelah Jembatan Sentong ditutup total sehingga arus kendaraan dari Bondowoso menuju Jember maupun sebaliknya banyak menggunakan Jembatan Koncer sebagai jalur alternatif.

Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, mengatakan tim di lapangan telah menerima laporan dan mengecek lokasi kerusakan. Untuk sementara, lubang dipasangi police line atau garis polisi sebagai langkah pengamanan.

“Barusan ada laporan dari tim kami di lapangan. Sudah ke lokasi,” kata Ansori.

Ia menjelaskan, penanganan permanen terhadap lubang tersebut belum langsung dilakukan. BSBK masih akan melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan kondisi jembatan secara keseluruhan sebelum menentukan bentuk penanganannya.

“Besok kami akan cek, tapi sudah diberi police line itu sementara,” ujarnya.

Menurut Ansori, kerusakan tersebut kembali berkaitan dengan kendaraan bertonase besar yang melintas meski telah terdapat pembatasan. Pihaknya mengaku telah berulang kali menyampaikan larangan bagi kendaraan yang melebihi tonase agar tidak melintasi jembatan.

“Sudah sering kita sampaikan. Diberi rambu-rambu, masih tetap saja lewat sana,” ujarnya.

Persoalan kendaraan bertonase besar menjadi perhatian karena sebelumnya portal yang dipasang untuk membatasi kendaraan juga mengalami kerusakan. Portal tersebut bahkan ditabrak truk hanya beberapa jam setelah dipasang.

BSBK Bondowoso memastikan akan kembali mengupayakan pemasangan portal untuk membatasi kendaraan yang melintas di Jembatan Koncer. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan infrastruktur kembali terjadi.

“Kami upayakan segera. Segera mungkin kita buat portal itu,” tegasnya.

Ansori menambahkan, perbaikan infrastruktur tidak hanya membutuhkan penanganan dari pemerintah. Kesadaran masyarakat dan pengguna jalan untuk mematuhi rambu serta batas tonase juga diperlukan agar kerusakan Jembatan Koncer tidak terus berulang.

“Kesadaran masyarakat itu penting,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....