Homecare Diperluas, Pemkab Jember Siapkan Rumah Singgah bagi Warga Pelosok

  • 14 Sep 2026 01:41 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemkab Jember menyiapkan rumah singgah bagi warga dari wilayah pelosok yang membutuhkan akses layanan kesehatan, khususnya ibu hamil yang mendekati waktu persalinan.

Rencana tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan Homecare yang dilakukan Pemkab Jember, untuk menjangkau warga secara langsung di tempat tinggal mereka.

Kepala Diskominfo Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Dinas Sosial untuk menyiapkan rumah singgah sementara.

"Kami berkoordinasi untuk memanfaatkan rumah warga yang kosong sebagai rumah singgah. Ini penting agar warga tidak perlu bolak-balik saat mendekati waktu persalinan," ujarnya, Minggu (13/9/2026).

Pemkab Jember menyiapkan alternatif tersebut agar warga dari daerah terpencil tidak harus menempuh perjalanan berulang kali ketika membutuhkan layanan kesehatan.

Seperti warga di Kecamatan Jelbuk. Helmi bersama Camat dan Kepala Puskesmas Jelbuk turun langsung menyisir sejumlah titik untuk melihat kondisi warga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan layanan kesehatan.

Sedikitnya empat hingga lima lokasi warga dikunjungi dalam agenda tersebut. Sasaran layanan antara lain lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas mental, serta ibu hamil dengan risiko tinggi.

Salah satu warga yang dikunjungi merupakan ibu yang tengah mengandung anak keempat. Kondisi itu menjadi perhatian karena membutuhkan pendampingan dan kesiapan layanan menjelang persalinan.

“Persoalan akses menjadi salah satu tantangan dalam memberikan layanan kesehatan di wilayah pelosok Jelbuk. Sejumlah permukiman sulit dijangkau kendaraan roda empat,” katanya.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Puskesmas bersama masyarakat setempat telah menyiapkan mekanisme evakuasi.

Warga yang membutuhkan penanganan segera, termasuk ibu hamil yang akan melahirkan, dapat dievakuasi menggunakan tandu menuju jalan utama atau fasilitas kesehatan terdekat.

Keberadaan rumah singgah tersebut diharapkan dapat membantu warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan, terutama ibu hamil yang sudah mendekati waktu persalinan.

Mereka dapat tinggal sementara di lokasi yang lebih mudah dijangkau sehingga proses menuju fasilitas kesehatan dapat dilakukan lebih cepat ketika persalinan tiba.

Kunjungan di Jelbuk merupakan tahap kedua pelaksanaan Homecare. Pemkab Jember berencana memperluas layanan tersebut ke wilayah yang lebih terpencil.

Helmi menekankan pentingnya kerja sama antara Puskesmas, pemerintah kecamatan hingga perangkat di tingkat desa dan lingkungan dalam memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari pelayanan.

“Saya berharap semangat dan ritme kerja sama antara Puskesmas, Kecamatan, hingga elemen RT/RW ini terus dipertahankan secara konsisten,” katanya.

Pemkab Jember menyatakan layanan Homecare akan terus dikembangkan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan dan warga yang menghadapi kendala geografis untuk mengakses fasilitas kesehatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....