Petugas Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying di SMPN 2

  • 13 Sep 2026 08:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Jajaran Polsek Senduro kembali menggelar penyuluhan di lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba dan perundungan. Kali ini, kegiatan menyasar siswa SMP Negeri 2 Senduro di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan atau Binluh itu disampaikan langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Senduro, Aiptu Agus Salim, S.H., pada Sabtu (12/9/2026).

Dalam pemaparannya, Aiptu Agus menekankan pentingnya pemahaman sejak dini mengenai dampak narkoba. Ia menyebut pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang rentan menjadi target penyalahgunaan obat terlarang.

“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga masa depan pendidikan dan kehidupan sosial anak-anak. Karena itu adik-adik harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujarnya Minggu 13 September 2026

Aiptu Agus juga mengingatkan siswa agar tidak mudah menerima barang dari orang yang tidak dikenal, terutama jika berkaitan dengan obat-obatan terlarang.

Materi kedua yang disampaikan menyangkut bullying. Ia menjelaskan bahwa perundungan bisa terjadi dalam bentuk fisik, verbal, hingga perundungan di media sosial.

“Jangan menyakiti teman karena perbedaan. Bangun pergaulan yang sehat dan saling menghargai. Kalau ada teman yang menjadi korban, jangan didiamkan. Segera laporkan ke guru, orang tua, atau pihak yang bisa membantu,” tegasnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari di sekolah. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, penyuluhan di sekolah merupakan bagian dari strategi Polri dalam mencegah persoalan sosial yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu dilibatkan agar edukasi berjalan berkelanjutan,” kata AKP Wahono.

Ia juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan indikasi narkoba, bullying, atau persoalan lain yang melibatkan pelajar.

“Polri akan terus hadir memberikan edukasi dan pembinaan. Harapannya para pelajar bisa fokus belajar, mengembangkan potensi, dan menjauhi narkoba serta kekerasan di lingkungan sekolah,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....