Pemkab Jember Dorong Pasokan BBM dari Surabaya-Malang dan Penambahan SPBU

  • 12 Sep 2026 01:31 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengantisipasi gangguan distribusi BBM, yang selama ini berpotensi memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Gajahmada dan SPBU Gebang, pada Selasa (8/9/2026), untuk melihat langsung kondisi distribusi BBM.

Fawait mengatakan, persoalan distribusi BBM di Jember belakangan dipengaruhi kelancaran arus lalu lintas pada jalur pengiriman dari Banyuwangi.

Ketika terjadi kemacetan maupun perbaikan jalan, waktu pengiriman BBM ke Jember ikut terdampak dan dapat menyebabkan antrean kendaraan di SPBU.

Untuk mengurai antrean dalam jangka pendek, pasokan BBM akan ditambah ketika terjadi gangguan distribusi.

Namun, Pemkab Jember ingin menyiapkan solusi yang lebih permanen agar ketergantungan terhadap satu jalur distribusi dapat dikurangi.

Fawait menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan Pertamina di Jakarta untuk membuka kemungkinan pasokan BBM melalui jalur alternatif.

Selama ini, Jember masih mengandalkan pasokan dari Banyuwangi. Ke depan, Pemkab mendorong agar distribusi juga dapat ditopang dari Surabaya, Malang, maupun wilayah lain yang lebih memungkinkan.

Menurut Fawait, pola diversifikasi pasokan tersebut telah diterapkan dalam distribusi LPG. Dengan adanya sumber pasokan alternatif, distribusi diharapkan tetap berjalan ketika terjadi gangguan lalu lintas di wilayah sekitar.

Selain persoalan distribusi, Pemkab Jember juga menyoroti pemerataan SPBU. Dari pemetaan pemerintah daerah, masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum memiliki fasilitas pengisian BBM resmi.

“Kami akan mengajak para pelaku usaha dan pemilik modal untuk berinvestasi membangun SPBU di kecamatan-kecamatan yang belum terlayani,” katanya.

“Langkah ini penting, tidak hanya untuk menjamin pemerataan ketersediaan BBM hingga ke pelosok, tetapi juga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan perekonomian daerah,” tambahnya.

Penambahan SPBU dinilai tidak hanya dapat memperluas akses masyarakat terhadap BBM, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....