Pawai Endhog-Endhogan Meriahkan Maulid Nabi di Banyuwangi
- 12 Sep 2026 01:16 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Ribuan kembang endhog diarak dalam Pawai Endhog-Endhogan yang digelar Pemkab Banyuwangi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis sore, 10 September 2026. Tradisi tahunan tersebut berlangsung meriah dengan rute sekitar 3 kilometer dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan menuju Kantor Bupati Banyuwangi.
Kembang endhog berupa telur rebus yang dihias dan ditancapkan pada batang pohon pisang berhias atau jodhang. Hiasan tersebut diarak menggunakan becak, sepeda hias, dan kendaraan tradisional, diiringi rebana, musik Islami, serta lantunan selawat.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi keagamaan, dan masyarakat turut mengikuti pawai. Ribuan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan arak-arakan sekaligus menerima telur yang dibagikan peserta.
Tak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tradisi Endhog-Endhogan juga memikat wisatawan mancanegara. Roman, wisatawan asal Prancis yang sedang berlibur di Banyuwangi, mengaku terkesan dengan kemeriahan dan keindahan tradisi tersebut.
“Tradisi ini sangat menarik. Sangat indah,” ujar Roman, Kamis 10 September 2026.
Ipuk mengatakan, Pawai Endhog-Endhogan merupakan tradisi yang telah mengakar dalam peringatan Maulid Nabi di Banyuwangi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara melestarikan budaya lokal yang diwariskan turun-temurun.
“Endhog-Endhogan sudah menjadi tradisi Maulid di Banyuwangi. Kegiatan ini bagian dari menjaga tradisi tersebut,” kata Ipuk.
Selain melestarikan tradisi, pawai juga mengandung nilai berbagi dan mempererat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Pembagian telur kepada warga menjadi simbol kepedulian serta semangat berbagi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebelum pawai digelar, rangkaian peringatan Maulid Nabi diawali dengan pengajian dan selawatan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Tradisi tersebut kembali menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat nilai religius dan budaya masyarakat Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....