Festival Literasi Osing Tumbuhkan Cinta Bahasa Daerah
- 06 Sep 2026 01:57 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Festival Literasi Osing sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya lokal. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Creative Space Taman Blambangan pada Sabtu, 5 September 2026, diikuti 429 siswa SD dan SMP dari 25 kecamatan.
Ratusan peserta berkompetisi dalam sembilan cabang lomba yang mengasah kemampuan literasi berbahasa Osing. Mulai dari geguritan, nembang Osing, mendongeng, pidato, menulis aksara dan cerita Osing, memengan sandiwara, ngewer, hingga mocoan lontar untuk kategori SMP.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan festival ini menjadi salah satu cara pemerintah memfasilitasi anak-anak agar mampu menguasai literasi sekaligus menjaga identitas budaya daerah. Menurutnya, perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda melupakan bahasa ibu.
“Ajang ini adalah cara kami memfasilitasi anak-anak Banyuwangi agar tidak hanya cakap dalam literasi pada umumnya, namun juga bisa mengangkat budaya lokal, yakni Bahasa Osing,” kata Ipuk, Sabtu, 5 September 2026.
Ipuk berharap Bahasa Osing tetap menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi di tengah keberagaman budaya yang hidup di daerah tersebut. Ia juga menilai proses persiapan lomba turut melatih kemampuan membaca, memahami informasi, dan berpikir kritis para pelajar.
“Anak-anak silakan belajar teknologi, silakan membaca apa pun yang ingin dipelajari, namun jangan pernah meninggalkan identitas daerah. Budaya Osing tidak boleh tergusur oleh perkembangan zaman,” ujar Ipuk.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Banyuwangi Sutikno menjelaskan Festival Literasi Osing 2026 mempertandingkan sembilan jenis lomba. Sebanyak 259 peserta berasal dari jenjang SD, sedangkan 170 peserta merupakan siswa SMP.
Menurut Sutikno, perlombaan digelar di dua lokasi, yakni Creative Space Taman Blambangan dan SDN 1 Kepatihan. Para juara nantinya akan mewakili Banyuwangi pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional.
Selain perlombaan, festival juga dimeriahkan berbagai pertunjukan budaya masyarakat Osing, seperti iringan lagu-lagu Osing dan prosesi kupat luar. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan Bahasa Osing sebagai warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....