OBRAS RRI Jember, Menyuguhkan Kisah Inspiratif Kemanusiaan
- 02 Sep 2026 01:13 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan yang bergerak serba cepat, keberadaan ruang untuk merawat kepedulian sosial menjadi oase yang sangat berharga. Melalui program OBRAS (Obrolan Komunitas), publik diajak menyelami kisah-kisah inspiratif dari sudut-sudut kota yang sering kali luput dari perhatian utama. Mengangkat pertanyaan mendasar tentang apa yang mendorong seseorang mendedikasikan hidupnya bagi masyarakat yang kerap terlupakan, ruang diskusi ini menegaskan bahwa kemanusiaan sejati tidak pernah sekadar urusan administrasi atau sekadar menggugurkan kewajiban belaka, melainkan panggilan hati yang berlandaskan empati dan dedikasi mendalam.
Dalam edisi Agustus ini, jejak OBRAS menghadirkan dua figur yang berjuang di garis depan aksi kemanusiaan di Kabupaten Jember, yakni Kepala UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Roni Efendi, S.STP., serta Arief Cahyono, mewakili para relawan dari komunitas Ben Sromben. Kehadiran dua narasumber ini membawa perspektif komplementer tentang bagaimana pelayanan publik formal dan gerakan sosial berbasis komunitas dapat berjalan berdampingan. Kedua jalur gerakan ini membuktikan bahwa penanganan masalah kemanusiaan di lapangan membutuhkan sentuhan dingin regulasi sekaligus kehangatan aksi kepedulian yang fleksibel.
Roni Efendi menekankan, "Pelayanan di Liposos merupakan amanah birokrasi yang membutuhkan pendekatan humanis dalam merawat para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS), seperti lansia terlantar hingga ODGJ. Di sisi lain, kami juga punya pengalaman keren dalam menggerakkan aksi swadaya bersama Ben Sromben yang berfokus pada respons cepat serta pendampingan langsung di tingkat tapak. Perbedaan jalur pergerakan tersebut justru menjadi jembatan saling melengkapi, di mana birokrasi menyediakan kepastian perlindungan hukum dan sarana, sementara relawan memperkuat daya jangkau serta kepekaan sosial di tengah masyarakat." ujarnya, 27 Agustus 2026.
Kolaborasi tangguh antara struktur birokrasi dan ketulusan gerakan relawan ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci utama dalam merawat harapan warga yang membutuhkan. Melalui obrolan hangat OBRAS, pesan moral yang terpancar sangat jelas: ketika empati berpadu dengan aksi nyata, keterbatasan bukan lagi penghalang untuk menghadirkan perubahan sosial yang inklusif. Kisah perjuangan mereka menjadi pengingat bagi publik bahwa selalu ada ruang bagi siapa saja untuk melangkah mendekat dan mengulurkan tangan bagi sesama di sudut-sudut kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....