Edukasi Literasi Keuangan Digital oleh Tim Unmuh Jember dan Mitra ‘Aisyiyah

  • 31 Agt 2026 21:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Wilayah Kabupaten Jember memiliki angka pengguna pinjol yang tinggi, terutama pada kelompok usia produktif 19–34 tahun, dengan perempuan dan ibu rumah tangga sebagai kelompok paling rentan akibat tekanan ekonomi, rendahnya literasi keuangan, serta lemahnya perlindungan hukum. Meskipun regulasi perlindungan konsumen pengguna aplikasi pinjaman online telah tersedia, namun implementasinya masih lemah, oleh sebab itu diperlukan intervensi berbasis masyarakat salah satunya melalui progam pengabdian masyarakat ini.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersinergi dengan ‘Aisyiyah, yang dipilih sebagai mitra strategis karena jejaring organisasi yang kuat hingga tingkat akar rumput dan perannya dalam penguatan keluarga.

Ketua Tim, Aris Yuni Pawestri menyatakan, "Program Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan hukum, literasi keuangan, penguatan resiliensi psikososial, serta penerapan teknologi berupa modul dan web digital Kadarkum Pinjol. Diharapkan program ini meningkatkan kapasitas mitra sebagai agen pencegahan dan pemulihan, serta berkontribusi pada kesejahteraan sosial- ekonomi masyarakat secara berkelanjutan." ujarnya, 30 Agustus 2026.

Problem statement berupa Literasi Digital dan Keamanan Siber dengan uraian kegiatan diantaranya, kegiatan edukasi terkait literasi keuangan digital untuk mengatasi risiko pinjol dapat meminimalisir dampak finansialnya sehingga kemiskinan dapat diminimalisir. Pada tahapan Sosialisasi kegiatan dilakukan didahului dengan koordinasi awal para pihak yaitu kegiatan antara Tim Pengabdian dan Mitra ‘Aisyiyah Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....