DPR RI Imbau Masyarakat Tak Panik dengan LPG

  • 31 Agt 2026 16:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan meminta masyarakat di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk tidak panik menyikapi terganggunya distribusi LPG 3 kilogram karena adanya konflik antara PT MMP Bosowa dengan warga di Banyuwangi.

"Yang perlu digarisbawahi bahwa tidak ada kelangkaan gas LPG, ini karena gangguan distribusi karena adanya konflik lahan yang menjadi tempat pengisian LPG di Banyuwangi dengan warga setempat," ujar Nasim Khan, Senin, 31 Agustus 2026.

Nasim Khan mengemukakan, akses masuk menuju Terminal LPG Swasta PT MMP Bosowa ditutup sejak Rabu, 26 Agustus 2026 karena sengketa tanah antara pihak penggugat dan PT MMP Bosowa.

“Sejak Rabu, 26 Agustus 2026, akses masuk ke Terminal LPG Swasta, yaitu PT MMP Bosowa ditutup karena sengketa tanah antara penggugat dengan Bosowa masih berlangsung,” tegas Nasim Khan.

Katanya, Pertamina telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) setempat untuk menangani kondisi tersebut serta telah melakukan pengalihan pasokan agar masyarakat tidak kekurangan stok LPG 3 kilogram.

"Pertamina sudah melakukan alih supply ke Depot LPG MEM Gresik untuk mengatasi gangguan distribusi dari Banyuwangi,” ucapnya.

Pantauan RRI, sebagian masyarakat di Kabupaten Situbondo, mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung LPG 3 kilogram, baik di tingkat eceran, pangkalan hingga agen seperti di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....