Dua Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Semeru

  • 31 Agt 2026 04:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang – Dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur dikerahkan untuk melakukan water bombing guna memadamkan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jumat sore, 28 Agustus 2026. Pemadaman dari udara difokuskan pada titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kedua helikopter tersebut menyasar kawasan Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro. Operasi udara dilakukan bersamaan dengan pemadaman manual oleh petugas gabungan di lapangan.

Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS Agus Kusuma Negara mengatakan, hasil pemetaan menunjukkan terdapat dua lanskap yang mengalami kebakaran cukup luas sehingga membutuhkan dukungan pemadaman dari udara.

“Kita petakan ada dua landscape yang terbakar secara masif di beberapa titik. Yang satu berada di Ayak-Ayak, kedua ada di Bangunan Cilik. Upaya yang dilakukan, kita berkolaborasi dengan mitra kita, juga ada bantuan water bombing dari provinsi,” ujarnya.

Selain operasi udara, petugas TNBTS bersama BPBD Lumajang, masyarakat, dan unsur gabungan terus melakukan pemadaman manual. Penanganan dilakukan dengan membuat sekat bakar serta memadamkan api menggunakan peralatan yang dapat dibawa ke lokasi.

Medan berbukit dan vegetasi kering menjadi tantangan utama dalam pengendalian kebakaran. Karena itu, kombinasi pemadaman dari udara dan darat dinilai menjadi strategi paling efektif untuk menekan penyebaran api.

Berdasarkan data sementara TNBTS, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 160 hektare. Petugas juga terus memantau titik-titik yang telah dipadamkan untuk mengantisipasi munculnya api kembali.

Sementara itu, aktivitas pendakian Gunung Semeru masih ditutup sementara hingga proses penanganan kebakaran dinyatakan aman. Masyarakat diimbau tidak memasuki kawasan terdampak dan mengikuti informasi resmi dari pengelola TNBTS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....