Tim PPK Ormawa Unej Hadirkan Inovasi SIPKOM
- 30 Agt 2026 05:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Vokasi Elektronika (HMVE) Universitas Jember menghadirkan inovasi teknologi pertanian dan perikanan berbasis Internet of Things (IoT).
Inovasi teknologi pertanian dan perikanan berbasis IoT berupa alat pemberian pakan ikan otomatis yang diberi nama SIPKOM atau Smart Feeder Otomatis Pemberi Penggerak Kolam Mandiri itu diperkenalkan secara resmi di Kantor Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.
SIPKOM dirancang khusus untuk mempermudah para pembudidaya ikan air tawar dalam mengelola jadwal pemberian pakan secara presisi dan terintegrasi dari jarak jauh. Inovasi ini digagas berlandaskan potensi Desa Gugut yang kaya akan sumber daya air tawar serta mendukung program pemerintah daerah yakni "Satu Kolam Satu Keluarga".
Ketua Pelaksana Tim PPK Ormawa HMVE UNEJ, Raditya Pratama Putra, menjelaskan bahwa SIPKOM dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat diakses langsung oleh warga melalui perangkat ponsel pintar.
"Alat SIPKOM ini kami rancang memanfaatkan teknologi IoT berbasis aplikasi dan website. Di dalamnya terdapat sensor suhu, sensor keasaman (pH) air, serta sistem otomatisasi pakan ikan secara real-time. Jadi pembudidaya bisa memantau kondisi air kolam dan memberi pakan dari luar rumah atau di tengah kesibukan aktivitas lain hanya dengan satu klik," ujar Raditya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Pengujian alat yang dikembangkan selama satu bulan ini menunjukkan hasil positif terhadap efektivitas produksi perikanan warga, karena mampu meningkatkan efektivitas target hasil panen ikan hingga 25 persen dari target awal.
Kehadiran teknologi SIPKOM disambut hangat oleh pembudidaya ikan lokal. Ahmadi, salah seorang pemilik 26 kolam ikan di Desa Gugut, mengaku sangat terbantu karena pemberian pakan yang sebelumnya dilakukan secara manual kerap terkendala keterbatasan waktu.
"Sebelum ada alat ini, pemberian pakan manual sering telat karena pekerja kolam ada aktivitas lain, dan itu bikin pertumbuhan ikan terhambat. Sekarang tinggal pencet di aplikasi ponsel, pakan langsung teratur keluar tepat waktu sesuai jadwal," tutur Ahmadi.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Fendi Setyawan memberikan apresiasi tinggi atas karya mahasiswa vokasi tersebut. Menurutnya, penerapan teknologi tepat guna ini sangat relevan dengan potensi lokal dan tradisi budidaya masyarakat Desa Gugut.
"Inovasi ini memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi ekosistem kolam. Pemilik kolam yang harus bepergian beberapa hari tetap bisa mengatur durasi serta volume pakan dari jarak jauh, sekaligus memantau kestabilan pH dan suhu air. Kami berharap teknologi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat untuk menopang ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian warga," kata Fendi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....